banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

Tingkatkan Cakupan Imunisasi Lengkap, Pemkab Bantaeng Gelar Defaulter Tracking

Default Tracking
Pemkab Bantaeng melalui Dinas Kesehatan menggelar Default Tracking dalam rangka peningkatan cakupan imunisasi ||

BANTAENG, SUARALIDIK – Dalam rangka upaya, meningkatkan jalinan Puskesmas dan kader untuk meningkatkan cakupan imunisasi lengkap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantaeng mengadakan kegiatan Defaulter Tracking

Kegiatan Defaulter Tracking Support by Unicef bekerjasama Yayasan Gaya Celebes (YGC) Dalam upaya pelacakan target imunisasi dasar termasuk, bulan Anak Sekolah (BIAS), bertempat di Hotel Seruni Bantaeng, Senin (14/03/2022).

banner 728x250

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinkes Bantaeng, dr.Armansyah, mengatakan bahwa, Imunisasi merupakan salah satu upaya kesehatan masyarakat esensial yang efektif untuk memberikan kekebalan spesifik terhadap Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi(PD3I).

“Sebab dengan adanya Covid-19 ini, yang terjadi secara global sejak ditetapkan sebagai Public Health Emergency of International dan WHO. Memberikan dampak pada pelaksanaan program kesehatan khususnya pelayanan imunisasi dan surveilans PD3I”, ujarnya.

Bahwa Defaulter Tracking ini adalah salah satu bentuk pelacakan yang dilakukan oleh korim puskesmas di kabupaten bantaeng. “Jadi, untuk anak-anak yang tertunda Imunisasi akibat Covid-19 ini, dengan Catch Up agar segera mungkin untuk memastikan bahwa setiap individu atau saran untuk mendapatkan imunisasi lengkap sesuai jadwal”, ucap dr.Armansyah.

Hal ini juga, sebagai upaya pencegahan terhadap penyakit tertentu yang berbahaya, seperti penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi atau dikenal dengan PD3I. “Sehingga pada masa pandemi Covid-19 ini, penting dilakukan imunisasi rutin lanjutan pada anak sekolah harus tetap diupayakan lengkap sesuai jadwal ada di Puskesmas”, jelasnya.

Lanjut ia, menambahkan bahwa pada tahun 2020 kemarin. Defaulter Tracking, program Imunisasi dasar lengkap (IDL) kabupaten Bantaeng itu, berada pada posisi pertama dari 24 Kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan. Dimana pada akhir tahun 2020 masa pandemi covid-19 ini, kita melakukan imunisasi door to door bagi yang tidak sempat datang diposyandu atau puskesmas.

“Kemudian untuk cakupan imunisasi Mr kelas 1 pada tahun 2020 mencakup 69,6 persen sedangkan untuk 2021 Mr kelas 1 mencakup 72,8 persen”, ungkapnya.

Sementara itu, Pengelola imunisasi lintas Provinsi Sulawesi Selatan (Sul-sel) Ibu Sri Surianti,SKM,M.Kes
Mengatakan bahwa, di Tracking Defaulter ini kami menjelaskan bagaimana cara melacak sasaran yang lolos dan bolong Imunisasinya, dengan teknik yang diterapkan.

“Imunisasikan harus lengkap selama 9 bulan, ditambah dengan lanjutan sampai dengan BIAS. Jadi dengan Tracking ini, akan memudahkan bagi teman-teman untuk melacak sasaran Imunisasi, baik yang sudah imunisasi maupun yang belum”, tambahnya.

Kemudian, Ia juga berharap, agar para Korim imunisasi tiap Puskesmas memberikan pelayanan imunisasi yang berkualitas kepada masyarakat. Dengan menjaga kualitas vaksinnya, bagaimana vaksin yang diterima oleh sasaran itu berkualitas dan mampu memberikan kekebalan atau daya tahan tubuh.

Terakhir, ia mengimbau kepada masyarakat pentingnya imunisasi.”Sebab imunisasi sangat bermanfaat untuk merangsang sistem kekebalan spesifik bayi dan anak. Pemberian imunisasi tidak melemahkan kekebalan tubuh. Bayi yang tidak diimunisasi tidak punya kekebalan spesifik sehingga mudah terserang penyakit”, pungkasnya.

Sekedar diketahui, bahwa pelaksanaan bulan imunisasi anak nasional (BIAN) dan Catch- up imunisasi yaitu mengejar imunisasi yang tertinggal. Nantinya akan dilaksanakan, pada bulan Mei 2022 mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.