TMMD Ke-103 Kodim 1411 Bulukumba – BPBD Kerjasama Kurangi Resiko Bencana, Berikut Strateginya

oleh

BULUKUMBA, Suaralidik.Com – Kegiatan penyuluhan pengurangan resiko bencana dalam rangka TMMD Ke-103 Kerjasama Kodim 1411 Bulukumba bersama BPBD Bulukumba di Aula SMP Negeri 34 Bontobahari, Desa Darubiah,  Kec. Bontobahari,  Kab. Bulukumba  yang diikut sekitar 44 orang Siswa SMK 6 Bulukumba dan SMP 34 Bulukumba, Selasa (7/11).

Turur hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Kedaruratan dan logistik BPBD Bulukumba, Syamsuddin, Kasi Pencegahan dan kesiap-siagaan BPBD Bulukumba, Abd Haris , Pasi Ter Kodim 1411/Blk, lettu inf Sayuti, Kepala sekolah SMP Negri 36 Bulukumba, Burhanuddin

Kepala sekolah SMP Negri 3 Bulukumba, Burhanuddin dalam sambutannya berterima kasih kepada bapak-bapak dari BPBD Bulukumba dan bapak kodim 1411/Blk yang telah bersedia memberikan sosialisasi kepada siswa SMP dan SMK  dan berharap kepada BPBD Bulukumba dan Kodim 1411/Blk agar menjelaskan atau mempraktekkkan langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi gempa.

Ditempat yang sama Pasi Ter Kodim 1411/Blk, lettu inf Sayuti mengatakan rasa syukur kehadirat Allah SWT yang patut kita ucapkan karena kita masih diberi kesehatan dan kesempatan oleh Allah SWT sehingga kita masih bisa melaksanakan kegiatan ini, juga
program TMMD yang dilaksanakan TNI yaitu untuk manunggal dengan rakyat dengan tujuan untuk mendukung kegiatan pembangunan daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Serta kegiatan TMMD yang dilakukan ada kegiatan fisik dan ada kegiatan non fisik salah satunya penyuluhan bencana daerah yang dilakukan saat ini.

Lanjut Kasi Pencegahan dan kesiap-siagaan BPBD Bulukumba, abd Haris mengatakan Bencana alam ialah suatu peristiwa yang bisa merugikan serta mengancam kelanjutan hidup kita atau masyarakat yang diakibatkan oleh alam dan juga salah satu cara menghindari bencana alam yaitu salah satunya tidak menebang pohon,membuang sampah sembarang tempat.

Sementara Kasi Kedaruatan dan logistik BPBD Bulukumba, Syamsuddin menambahkan Bencana itu ada tiga tahapan yaitu sebelum terjadi, setelah terjadi dan sesudah terjadi.

Sebelum terjadi bencana kita harus menghindar dan mengambil langkah agar kita tidak terkena musibah bencana
agar adik-adik mengambil langkah-langkah apabila pada saat terjadi bencana dan jangan menjadi penonton,”tutupnya.(***iswanto)