Tolak Perda LAD, HIPMA Gowa Unjuk Rasa

oleh
HIPMA GOWA Saat aksi Menolak Perda LAD di Gedung DRD Gowa, Senin (20/9/2016) DOK.SUARALIDIK.com

SUARALIDIK.com,GOWA– Puluhan massa dari Himpunan Pelajar Mahasiswa (HIPMA) Gowa, menggelar unjukrasa dihalaman kantor DPRD Gowa, Senin (09/19/2016). Sebelumnya, aksi tersebut dilakukan diperbatasan Gowa-Makassar Sekitar Pukul 14:00 Wita.

Koordinator lapangan, Zubair, menyatakan menolak Perda Lembaga Adat Daerah (LAD) Gowa dan Adnan Purichta Ichsan sebagai ‘Sombaya Ri Gowa’ (sebutan untuk raja Gowa yang disembah oleh rakyat Gowa)

HIPMA GOWA Saat aksi Menolak Perda LAD di Gedung DRD Gowa, Senin (20/9/2016) DOK.SUARALIDIK.com
HIPMA GOWA Saat aksi Menolak Perda LAD di Gedung DRD Gowa, Senin (20/9/2016) DOK.SUARALIDIK.com

“Perda LAD ini telah memicu konflik horizontal yang bisa berujung pada perang saudara serta telah mencoreng nama baik kabupaten Gowa,” seru Zubair koordinator aksi dalam pernyataan sikapnya.

Dalam aksinya ,aktivis HIPMA Gowa membuat pernyataan sikap dimana HIPMA Gowa menganggap, adanya pelecehan kehormatan kerajaan Gowa terkait Perda LAD yang tertera pada Bab I Ketentuan Umum, ayat 3: Bahwa Bupati adalah Bupati Gowa sebagai ketua Lembaga Adat Daerah yang menjalankan fungsi dan Peran Sombaya Ri Gowa, ini sama dengan sebutan Raja Gowa yang disembah oleh rakyat Gowa.

HIPMA Gowa menuntut agar Mendagri segera mencabut serta mengkaji ulang Perda LAD No.6 Tahun 2016. Selain itu, mereka juga menuntut pemerintah, agar segera menyelesaikan polemik yang terjadi Kabupaten Gowa

REPORTER ; rey seeker

REDAKSI ; andi awal-suaralidik.com