,

Tolak Revisi UU No.22 Thn 2009, LIDIK PRO Pinrang Bersama KAU dan Tukang Ojek Gelar Aksi Damai

oleh
Revisi UU No.22 thn 2009
Aksi Damai LIDIK PRO DPD Pinrang bersama Komunitas Sopir Angkutan Umum dan Tukang Ojek, gelar aksi damai Tolak Revisi Undang-undang No 22 tahun 2009

Pinrang,suaralidik.com – Hari ini (Selasa,17/4/2018) Lembaga Investigasi Mendidik Pro Rakyat Nusantara (LIDIK PRO) DPD kabupaten Pinrang gelar aksi damai menolak Go-Jek, Grab Online serta menolak revisi undang-undang nomor 22 tahun 2009.

Aksi damai bersama Komunitas Sopir Angkutan umum dan Tukang Ojek ini berlangsung di depan kantor Polres dan Gedung DPRD Kab. Pinrang yang melibatkan massa kurang lebih 300 orang.

Dalam orasinya, Ketua Lidik Pro DPD Pinrang, Rusdianto menyebutkan jika pihaknya bersama dengan Komunitas Sopir Angkutan Umum serta Tukang Ojek sekabupaten pinrang menolak kehadiran Go-Jek,Grab Online di kota kabupaten Pinrang.

Peserta aksi damai ini juga menolak keras rencana revisi undang-undang nomor 22 tahun 2009 oleh Komisi V yang telah membuat rencana untuk merumuskan UU tersebut, sekaligus untuk mengakomodir transportasi online di dalam regulasi ini.

Senada dengan Arfah sebagai perwakilan sopir angkutan umum serta Narto perwakilan dari tukang ojek ,  menyebutkan dengan keras jika mereka dibiarkan masuk tentunya penghasilan akan turun secara drastis.

” kalau mereka masuk dan beroperasi di pinrang pak, automatis pendapatan kami akan menurun secara drastis, olehnya itu kami sangat tidak setuju jika pemerintah membiarkannya” Tegas mereka di sela-sela aksinya.

Mereka tidak ingin penghasilan mereka diobok-obok oleh perusahaan komersial asing di kabupaten Pinrang.

Hasil aksi damai yang berdurasi kurang lebih 2 jam ini mendapat tanggapan yang baik dari pemerintah Kabupaten Pinrang.

Pihak Pemerintah yang menerima aspirasi, DPRD dan Polres Pinrang  akan bertanda tangan dan berjanji meneruskan hal ini ke pusat. (***MAIL)