TP.PKK dan Diskepang Bantaeng Tanam Cabai Skala Pekarangan di Desa Barua

oleh
K

SUARALIDIK.COM, BANTAENG – Desa Barua Kecamatan eremerasa kabupaten bantaeng menjadi lokasi Pencanangan Gerakan Tanam Cabe Skala Pekarangan rumah yang di Programkan oleh Dinas Ketahanan Pangan bekerjasama Tim Penggerak PKK Bantaeng. Kamis, (18/05/2017)

Dinas Ketahanan Pangan bekerjasama Tim Penggerak PKK Bantaeng canangkan Gerakan Tanam Cabe Skala Pekarangan rumah

Ritha Pasha Kadis Ketahanan Pangan kabupaten bantaeng mengatakan Pencanangan ini dilakukan untuk mengajak masyarakat menanam cabai di lahan pekarangan sebagai salah satu solusi untuk membantu penyediaan cabai secara berkelanjutan di tingkat rumah tangga, juga sebagai upaya mengatasi tingginya fluktuasi harga cabai yang terjadi.

Selain itu juga guna mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan baik di pedesaan maupun perkotaan dengan memproduksi kebutuhan pangan keluarga. Tutur Kadis Ketahanan Pangan, Ritha Pasha.

Sementara Ketua TP. PKK Bantaeng, Hj. Liestiaty F. Nurdin pada kesempatan tersebut menyampaikan kegembiraannya atas terlaksanakan kegiatan pencanangan tersebut. Namun beliau menghimbau agar gerakan tersebut tidak hanya sampai disini, tetapi perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat, untuk membantu pemerintah menekan harga pangan yang melonjak.

Harga cabai sempat mencapai 150 ribu perkilo. Kalau kita menanam cabai di pekarangan rumah, harganya tidak akan melambung seperti itu. Masyarakat bahkan bisa menjual hasil tanaman untuk meningkatkan perekonomian keluarga”. Dan Lebih lanjut beliau menghimbau agar di setiap desa dibangun satu rumah bibit sebagai persediaan pangan.

Kegiatan Pencanangan ini ditandai dengan penanaman bibit cabai, Penandatanganan Kerjasama dengan TP. PKK terkait pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga, serta Penyerahan bibit cabai secara simbolis kepada Ketua GOW, Hj. Aisyah Yasin, Ketua DWP, Vinka Nandakasih, perwakilan Kapolres, Naharuddin, Camat Eremerasa, Irfan Fajar, Camat Tompobulu, A. Muchlis Hindrah, serta Kelompok Wanita Tani Anugerah dan Bonto Jaya.

Editor : Adhe