Tragis, Gadis 16 Tahun Jadi Korban Pelampiasan Nafsu Ayah Tiri, Hingga Hamil 7 Bulan

oleh
Rudy, sang ayah uang mencabuli anak tirinya hingga hamil 7 bulan (Foto Tribun News)

Lidik Kalimantan Tengah– Nasib mengenaskan dialami ST (16), gadis di bawah umur yang masih duduk di bangku sekolah ini menjadi korban perbuatan bejat sang ayah tirinya sendiri.

Rudy, sang ayah uang mencabuli anak tirinya hingga hamil 7 bulan (Foto Tribun News)

Korban ST, sebut saja Mawar (nama samaran) mengaku dicabuli hingga disetubuhi oleh ayah tirinya sebanyak 3 kali, hal itu membuat korban hamil tujuh bulan.

Ayah tiri tak bermoral, Rudi (23), warga Desa Manusup Hilir RT4, Kec. Mantangai, Kab. Kapuas, Kalteng, memperkosa ST, Mei 2016 lalu.

Pelaku ditangkap Kapolres Kapuas AKBP Jukiman Situmorang melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Iptu Siti R Adawiyah.

Kejadian ini diketahui oleh ibunya ketika melihat ada perubahan bentuk tubuh pada anaknya. Setelah ditanyakan kepada ST, akhirnya korban mengaku telah disetubuhi oleh Rudi, ayah tirinya awal Februari 2017.

Kejadian ini langsung dilaporkan pihak ibu ST ke Polsek Kapuas Murung, sementara pelaku melarikan diri.

Tiga hari setelah menerima laporan, Rabu (08/02/17), polisi berhasil menangkap Rudi di Palingkau, Kec. Kapuas Murung.

Informasi yang dihimpum suaralidik.com, pemerkosaan itu terjadi Mei 2016, sekitar pukul 02.00 WIB, di rumah kakek ST, Jali, tepatnya di Palingkau Lama RT 02, Kec. Kapuas Murung.
Saat itu ST, ibu dan ayah tirinya tinggal bersama di rumah kakek ST.

Perbuatan bejat itu dilakukan Rudi ketika ST mau memakai baju di kamar, sesuai mandi pagi.

Setelah kejadian itu, Rudi kembali melakukan hal yang sama kepada ST sebanyak dua kali yang mengakibatkan ST hamil tujuh bulan.

Dilansir dari TribunNews.com Kapolres Kapuas AKBP Jukiman Situmorang melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Iptu Siti R Adawiyah, mengakui kejadian tersebut.

“Pelaku sudah kami amankan. Pelaku ditahan di Mapolres Kapuas dan masih menjalani pemeriksaan,” ujarnya.

Selain mengamankan pelaku, kata Siti, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa satu buah kasur warna merah motif kembang, satu baju tidur lengan pendek warna hijau muda merek Seilie, satu baju tidur lengan pendek warna ungu merk Sinsin dan celana dalam tanpa merek warna pink serta kaus dalam warna ungu merek Elitte.

“Atas perbuatannya, pelaku terancaman hukuman 15 tahun penjara,” ujarnya.

Adhe