Trainer SGI Latih Kepemimpinan Guru Pinogaluman Bolmut Melalui Military Super Camp (MSC) Bersama TNI

oleh
Pelatihan Kepemimpinan Guru
Kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Guru Pinogaluman Bolmut Melalui Military Super Camp (MSC) Bersama TNI, Dok By Desita Erviani (17/3/2018)

Bolomong Timur,suaralidik.com – Military Super Camp (MSC) SGI adalah salah salah satu rangkaian tahapan kegiatan yang harus dilewati oleh peserta pelatihan SMT SGI guru Pinogaluman Bolmong Utara Provinsi Sulawesi Utara yang bertujuan untuk melatih fisik, mental, leadership, dan kemampuan bekerjasama para guru.

Selama kegiatan, terdapat banyak bentuk kegiatan yang diantaranya Pelatihan baris berbaris (PBB) yang bertujuan untuk melatih jiwa kepemimpinan seorang guru dalam bentuk kedisiplinan, kecakapan baris berbaris, dan melatih fisik serta mental guru. Kedua, Team Building dimana setiap peserta berperan aktif dalam kegiatan, bertindak tangkas, dan sigap. Ketiga, penanaman Jiwa korsa dimana keduanya diberikan untuk membangun kebersamaan antara peserta SMT untuk saling menghormati, menghargai, dan membantu satu dengan yang lainnya.

“…Fokus kegiatan ini dilakukan untuk melatih jiwa kepemimpinan seorang guru…,” ujar trainer SGI dalam apel pembukaan, Guru Desita Erviani.

MSC diselenggarakan di SDN 1 Dalapuli dengan medan tempuh jalan yang cukup lumayan menantang.
Dikoordinir oleh Koramil TNI Angkatan Darat Boroko yang berjumlah 3 orang dan dibantu dari panitia pelaksana, hadir 5 kepala sekolah sebagai tim penilai dan juga bekerjasama dengan adik pramuka bantara SMAN 1 Pinogaluman yang berjumlah 5 orang.

Acara ini dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 17 Maret 2018 di lapangan SDN 1 Dalapuli dari pukul 06.30-17.00 WITA. Peserta dalam kegiatan ini adalah semua guru-guru SD/MI yang berasal dari kecamatan Pinogaluman.

Berkat semangat tinggi yang dimiliki oleh guru dari daerah ini serta peran serta stakeholder dalam melaksanakan kegiatan ini, kegiatan dapat berjalan dengan lancar.

Proses berjalannya pelatihan ini sangat kondusif. Hal ini dapat terlihat dengan instruksi pelatih yang dapat di ikuti dengan baik oleh para peserta sehingga membuat para pelatih pun semangat dalam menjalankan tugasnya.(***Desita Erviani/Bcht)