banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

Tuding Lokasi SPBU Tanah Sengketa, Pertamina Blokir Order BBM SPBU 74 925 39 Bulukumba

SPBU 74.925.39 Jalan Akhmad Yani Caile Bulukumba / dok.SUARALIDIK-red2

BULUKUMBA,SUARALIDIK.com— PT. Pertamina Region VII Makassar menegaskan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umur (SPBU) 74 925 39 Bulukumba yang terletak di jalan Ahmad Yani Terang-Terang Kecamatan Ujung Bulu Bulukumba, sejak Jumat (5/5/17) tidak dapat melakukan order BBM hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

SPBU 74.925.39 Jalan Akhmad Yani Caile Bulukumba / dok.SUARALIDIK-red2

Alasan Pertamina menutup order BBM SPBU milik H. Abdul Gaffar tersebut menurut penyampaian dari H. Abdul Gaffar kepada Redaksi SuaraLidik.com bahwasanya Pertamina menganggap lokasi atau tanah yang ditempati SPBU miliknya tersebut adalah tanah sengketa !

banner 728x250

Adanya penyampaian dari Pertamina tersebut kami ketahui setelah Jumat sore akan melakukan order atau pembelian BBM, namun Adm Pertamina Region VII Makassar atas nama Rina memberikan jawaban ketus jika orderan BBM di blokir karena Pertamina Pusat mengatakan bahwa lokasi SPBU kami adalah lokasi tanah sengketa ” tutur H.Gaffar di dampingi putranya Andi Irfan Gaffar.

H. Gaffar merasa heran dan menduga adanya pihak-pihak ketiga yang membuat issue miring ataupun surat kaleng kepada Pertamina bahwa lokasi SPBU miliknya tersebut merupakan tanah sengketa.

Okelah, kalau tanah ini dianggap tanah sengketa, kenapa Pertamina sendiri memberikan rekomendasi untuk melakukan renovasi dan bahkan Pertamina sendiri memperpanjang kontrak kerja. Ini sudah jelas-jelas permainan pihak-pihak luar yang sengaja menjatuhkan kami dan berkeinginan usaha yang telah kami rintis selama puluhan tahun berhenti di titik tersebut dengan tudingan tanah sengketa ” tandas Irfan Gaffar.

Irfan Gaffar menambahkan terkait adanya SPBU-SPBU baru yang di bangun di Bulukumba menurutnya merupakan pembunuhan usaha yang dilakukan oleh Pertamina sendiri selaku induk dari para penyalur atau pemilik SPBU.

Dengan jumlah 6 SPBU yang ada di Bulukumba dengan kapasitas untuk tangki pendam sudah mencukupi dengan kewajaran volume penyaluran serta penghitungan demand jenis BBM tertentu, sementara saat ini dengan dibangunnya 3 SPBU baru terkesan membumi hanguskan SPBU-SPBU lama yang sekian puluh tahun merupakan anak dari Pertamina itu sendiri. ” tukas Irfan.

Sementara itu, Adm Pertamina Region VII Makassar, Rina yang di konfirmasi Redaksi SuaraLidik.com, Jumat malam terkesan tertutup dalam memberikan jawaban atas di blokirnya orderan BBM dari SPBU 74.925.39 tersebut.

Maaf Mas, saya hanya Adm (Administrasi,Red) dan apa yang disampaikan oleh pimpinan maka itulah yang saya teruskan kepada pemilik SPBU bersangkutan dan pemilik SPBU telah kami sampaikan bahwa Order BBMnya kami pending hingga waktu yang tidak ditentukan dan menyarankan pemilik SPBU untuk menghadap ke GM Region VII Makassar ” ucap Rina terburu-buru dari balik telpon genggamnya.

Sementara itu, Sosial Responsibilty ( SR ) Pertamina Region VII Makassar, atas nama Farid sewaktu di hubungi , nomor telpon selulernya tidak aktif di jam 20.39 WITA. (RED2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.