Ungkap Peredaran 26 Kilogram Sabu, BNN Amankan Lima Tersangka

oleh
Ilustrasi Shabu-Shabu-

SUARALIDIK.com, JAKARTA – Peredaran Narkoba jenis Sabu-Sabu seberat 26 Kilogram berhasil di ungkap oleh tim BNN dengan lima orang tersangka yang di duga dari dua kasus yang berbeda, yakni di Wilayah Jakarta Utara dan Medan

Adapun lima orang tersangka yang berhasil diamankan Petugas BNN yakni BH (24) dan RP (29) di Jalan Setia Luhur Gang Sendiri Dwikora Kecamatan Medan Helvitea, Medan, Sumatera Utara, pada Rabu (14/9). Sedangkan tiga tersangka lainnya, yakni SC (39), TT (43), dan BM 33, yang diamankan dari rumah di Jalan Pademangan VI Pademangan Timur, Jakarta Utara, (10/9) lalu.

Kepala BNN, Komjen Pol. Budi Waseso mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari ditangkapnya kurir berinisial BH. Dari penangkapan pelaku BH, petugas berhasil mengamankan 16 bungkus shabu sebagai barang bukti.

Barang haram itu baru diambil pelaku di sekitar rel kereta api Pondok Kelapa, Medan, Sumatera Utara,” katanya, Selasa, 20 September 2016.Tiga orang pelaku mulai dari pengendali, penjaga gudang hingga kurir kami ringkus bersama 10 kilogram shabu,”

Pria yang akrab disapa Buwas ini mengungkapkan, petugas melakukan pengembangan kasus dari penangkapan BH, dan berhasil membekuk tersangka RP di hotel yang berada di kawasan Medan, Sumatera Utara, pada Rabu (14/9).

Pelaku merupakan bagian dari jaringan sindikat narkotika ini. Kini keduanya masih kami mintai keterangan untuk dikembangkan,” ujar Buwas.

Pengungkapan lain, kata Jendral Bintang Tiga ini adalah menggagalkan transaksi narkotika yang dilakukan oleh sindikat internasional, di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (10/9). Barang bukti sabu seberat 10.414,2 gram diamankan petugas. “Pengungkapan kasus ini dari hasil pengembangan kasus 30 kilogram sabu yang diungkap 4 Agustus 2016 lalu,” paparnya.

Ilustrasi Shabu-Shabu-
Ilustrasi Shabu-Shabu-

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi adanya jaringan yang menyelundupkan sabu dari Malaysia melalui Entikong-Singkawang-Pontianak hingga ke Jakarta. Sabu tersebut disimpan didalam tumpukan pisang untuk mengelabui petugas.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata kepala BNN, ketiga pelaku merupakan anggota jaringan penyelundupan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu yang terkait jaringan Malaysia. Dari keterangan tersangka, sabu tersebut rencananya akan diedarkan ke kawasan Surabaya, Jawa Timur. Dan pihaknya hinggi kini masih memburu enam pelaku lainnya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati.

REDAKSI ; andi awal- suaralidik.com