Unjuk Rasa Lidik Pro Bantaeng, Menuntut Kajari Bantaeng Mundur

oleh -
Lidik Pro Bantaeng Ujung Rasa Demo Kejari Bantaeng dan kasi intel kejari bantaeng
Unjuk rasa Lidik Pro Bantaeng, menuntut Kajari Bantaeng mundur dari jabatannya dan menuntut pencopotan kasi intel kejaksaan Bantaeng, Kamis (6/2)

Bantaeng, Suaralidik.com – Lidik Pro bersama puluhan aktivis yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Anti Rasua Kabupaten Bantaeng menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Bantaeng (Kejari Bantaeng), Kamis (6/2).

Aksi Unjuk rasa berlangsung sekitar sekitar pukul 10:00 WITA di Jl. Andi Mannapiang kota Bantaeng dan mendapat pengawalan Ketat dari Polres Bantaeng.

Terjadi Gesekan Antara Demonstran dengan Aparat Kepolisian

Dalam aksi unjuk rasa, mereka menuntut pencopotan Kajari Bantaeng namun sempat diwarnai gesekan antara demonstran dengan Aparat Kepolisian.

Gesekan terjadi saat Kodinator Lapangan (Korlap) Rusdi mulai membakar ban bekas sebagai indikasi protes keras di tengah jalan dengan menutup paksa jalan poros Bantaeng – Bulukumba.

Melihat ban mereka dirampas, Rusdi dan demonstran lainnya berupaya meraihnya kembali dari pihak petugas sehingga terjadi gesekan yang menyebabkan Kasat intel Polres Bantaeng terjatuh di Aspal

Pantauan media, dalam orasinya, Rusdi meminta Kajari Bantaeng untuk segera mengundurkan diri dan mendesak kajati Sulsel untuk segera mencopot Kasi Intel Kejari Bantaeng dan menekankan agar seluruh jaksa agar tidak mempermainkan hukum.

” Ini adalah awal dari perlawanan Kami selaku pemuda di Kabupaten Bantaeng terhadap aparat penegak hukum yang terkesan mempermainkan hukum di Indonesia, dan saya meminta kepada Kajari Bantaeng untuk segera mengundurkan diri dari Jabatannya dan Pecat Kasi Intel Kejari Bantaeng Budi Setiawan”. Teriaknya dalam orasinya

Jangan mencoba mempermainkan hukum di Kabupaten Bantaeng termasuk perkara Pidana Umum maupun Pidana Korupsi, dan kami bersama kawan kawan akan terus melakukan perlawanan”. Tambahnya

Dalam unjuk rasa tersebut, peserta membawa Spanduk yang bertuliskan “LIDIK PRO menggugat copot Kajari Bantaeng, Copot Kasi Intel Kejari Bantaeng, Tangkap Pelaku Bansos Pendidikan 2017 dan Jangan Main Main dalam Kasus Pidana Maupun Korupsi

Kasi Intel Kejari Bantaeng Menemui Demonstran

Peserta Aksi kembali melanjutkan orasinya di halaman kantor kejaksaan Negeri Bantaeng dan mengajak Kejari dan Kasi Intel untuk keluar menemuinya di halaman Kantornya.

Melihat kehadiran demonstran, Kasi Intel Kajari Bantaeng Budi Setiawan keluar dari kantor dan menemui mereka di jalan.

Pantaua media, tampak Budi Setiawan memohon maaf atas kepada demonstran.

Budi mengingat jika dirinya selaku Kasi intel Kejari Bantaeng pernah melakukan kesalahan atas kedatangan aktivis di kantornya pada tanggal 20 januari 2020 lalu.

Budi mengaku khilaf kemudian menjelaskan status perkara yang sudah dilaporkan aktivis.

” Teman teman semua, sebelumnya saya minta maaf beribu atas sikap saya terhadap saudara Rusdi yang datang bertamu di ruangan saya pada tanggal 20 Januari 2020 yang lalu, selaku manusia biasa tak luput dari kehilafan dan insyaAllah tidak akan terulang kedua kalinya, dan mengenai kasus yang dilaporkan, Saya sampaikan bahwa saat ini sementara diteliti oleh pihak inspektorat Kabupaten Bantaeng dan juga sudah diperiksa oleh Polda Sulsel, kemudian terkait masalah Asusila yang melibatkan oknum polisi, pihak kejaksaan akan bekerja secara profesional”. Ucap Budi Setiawan Selaku Kasi Intel Kejari Bantaeng

HUT Kabupaten Pinrang Ke-60