Unjuk Rasa Warga Memprotes PT.VALE Indonesia Terus Berlanjut

oleh
Rencana aksi warga masyarakat Adat atas lahan yang dikuasai PT.VALE Indonesia di Luwu Timur - SUARALIDIK.com

SUARALIDIK.com LUWU TIMUR,- Aksi unjuk rasa ratusan warga yang merupakan masyarakat adat Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan masih terus berlanjut hingga hari ini, Kamis, 29 September 2016. Jumlah pengunjukrasa diperkirakan akanlebih banyak dibandingkan aksi beberapa waktu yang lalu. Masyarakat adat dari Kecamatan Nuha, Towuti, dan Kecamatan Wawondula akan turun bersama dengan LSM JKM Lingkar Tambang dan Pemuda Pancasila Luwu Timur.

Aksi ini adalah sebuah ekspresi  kekecewaan dan atas janji-janji palsu dari PT.Vale yang akan menyelesaikan kasus yg telah dijanjikan sejak tahun 2012.

Kami menuntut agar perusahaan membebaskan lahan warga,” kata koordinator aksi, Andi Baso.

Baso menegaskan, aksi unjuk rasa akan terus berlanjut sampai tuntutan masyarakat adat dipenuhi. Lahan warga yang diklaim oleh PT Vale merupakan lahan yang sudah bersertifikat.  “Sebagian lagi adalah hutan adat dan hutan lindung,” ujarnya kepada SuaraLidik.com ,Kamis pagi.

Sebelumnya menurut Baso, aksi telah dilakukan  pada tanggal 7-8/09/2016 sehingga terjadi kesepakatan  dan komitmen  untuk melakukan pertemuan untuk menyelesaikan masalah (solusi) paling lambat  28/9/16 antara pihak pemilik lahan Jamaluddin A.Baso cs dengan PT. Vale yang diwakili Gusman (GM Eksternal) yang dimediasi oleh Waka Polres Lutim dan Pemda Kab. Lutim.

Rencana aksi warga masyarakat Adat atas lahan yang dikuasai PT.VALE Indonesia di Luwu Timur - SUARALIDIK.com
Rencana aksi warga masyarakat Adat atas lahan yang dikuasai PT.VALE Indonesia di Luwu Timur – SUARALIDIK.com

Sementara itu Korlap Aksi Hamrullah,menegaskan sampai batas waktu yang ditentukan PT. Vale tidak memiliki itikat baik sesuai janji dan komitmen awal untuk menyelesaikan permasalahan sehingga Jamaluddin cs dan LSM JKM Lingkar Tambang kembali akan lakukan aksi hari ini,.

Ditambahkan pula sebagai gambaran Kasus bahwa PT. Vale Indonesia, tidak konsisten dalam  merealisasikan janjinya untuk membayar ganti rugi atau kompensansi lahan milik para Ahli waris Jamaluddin Andi Baso, seluas ± 23.577 M² atau sekitar 2,3 hektar (Ha) yang digunakan oleh PT. Vale Indonesia (dahulu PT. INCO, Tbk- red) sebagai Camp/Perumahan Security, karyawan PT. Vale sejak tahun 1975 hingga saat ini.

Padahal,  berdasarkan Kesimpulan Hasil Gelar Mediasi sesuai Berita Acara Pelaksanaan Gelar Mediasi, No.02/I/2012, objek tanah  yang terletak di Dusun Waru, Kecamatan Malili, antara pihak Jamaluddin Andi Baso, melawan PT. INCO, TBK (PT. Vale Indonesia, Tbk), No.Reg.Kasus : 6/2012 yang difasilitasi oleh  Badan Pertanahan Nasional (BPN)  Kabupaten Luwu Timur, tertanggal, 21 February 2012. ” ujar Hamrullah.

Rencananya, Aksi warga akan di mulai pada pukul  13.00 Wita.

REPORTER ; sandy lajuna/kemal/andi awal

REDAKSI ; andi awal-suaralidik.com