3 Bulan Penyesuaian Upah Belum Terbayarkan, Karyawan PT.Lonsum Ancam Mogok Kerja

oleh
PC FSP. PP-SPSI
Pengurus Cabang Federasi serikat pekerja pertanian dan perkebunan serikat pekerja seluruh Indonesia (PC FSP. PP-SPSI) kab.Bulukumba Amar Kari

Bulukumba,suaralidik.com – Pembahasan penyesuaian upah 2018 karyawan PT.Lonsum Palangisan Estate yang seharusnya dibahas bulan Januari 2018 lalu ternyata masih menggantung hingga saat ini, Rabu (11/4/2018)

Masalah yang menimpa karyawan PT.Lonsum mulai terkuat ke permukaan ketika Pengurus Cabang Federasi serikat pekerja pertanian dan perkebunan serikat pekerja seluruh Indonesia (PC FSP. PP-SPSI) kab.Bulukumba Amar Kari  angkat bicara dan mengungkapkan kekhawatirannya kepada media.

Beberapa tahun terakhir, pembahasan penyesuaian upah karyawan oleh manajemen PT.Lonsum Palangisan Estate dilakukan pada awal tahun, berbeda dengan tahun ini (2018) justru pembahasan upah sudah molor hingga 3 bulan.

Menurut Amar Kari. Hasil hearing dengan pihak manajemen PT.Lonsum Palangisan Estate melalui Conference call per tanggal 4 April 2018, mereka  berjanji akan melakukan pembahasan paling lambat 7-10 hari kedepan.

” hasil hearing minggu lalu, pihak manajemen sudah berjanji kalau pembahasan penyesuaian upah 2018 akan diagendakan 7 atau 10 hari kedepan, hari ini sudah tanggal 11 April 2018 dan belum juga ada agenda yang pasti” ungkap Amar, Rabu (11/4/2018)

Lebih lanjut dikatakannya jika PC FSP. PP-SPSI sudah melakukan persuratan lagi dan mendesak pihak manajemen segera melakukan pembahasan guna mencegah gejolak dari kalangan pekerja. Dalam surat yang ditujukan langsung ke Manajer PT.Lonsum Palangisan Estate pihaknya mengajak untuk Biparti pada tanggal 16 April 2018 untuk mencari solusi terbaik .

“Kami sudah melakukan persuratan hari ini (16 April 2018),kami mengajak Biparti supaya ada solusi cepat untuk karyawan-karyawan yang menuntut penyesuain upah per tahunnya dan bila ini tidak direalisasikan maka karyawan akan mogok bekerja” Tutup Amar. (***BCHT)