Upstt, Di Bulukumba Ternyata Pernah Ada Aliran Surat Masuk Surga

oleh

BULUKUMBA,SUARALIDIK.com– Kantor Kementerian Agama Bulukumba mengadakan Rapat Koordinat dengan Lintas Lembaga Keagamaan yang ada di Bulukumba,Selasa (06/09/2016) di Aula Kemenag yang berada di Jalan Kenari Bulukumba.

Turut hadir dalam rakor tersebut diantaranya Dandim 1411 Bulukumba,Letkol Arm Sutikno, Kepala Kemenag Bulukumba,H. Muh.Rasby, Kepala Kesbangpol Andi Mappaita, Ketua MUI Bulukumba Kh.Tjamiruddin,Pasi Intel Kodim 1411 Lettu Arm Hasbullah,Camat Ujung Loe Muh.Jufri Saleng, Kapolsek Ujung Loe AKP Muh.Arief,Kasat Intel Polres Bulukumba,AKP Azis Dg Malimpo dan Ketua Persatuan Umat Kristiani Bulukumba Pdt Lewi Pala Lembang serta undangan dari berbagai elemen kemasyarakatan di Bulukumba.

Muh.Rasby selaku Kepala Kemenag Bulukumba dalam sambutannya mengatakan memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas kehadiran seluruh peserta rakor yang dimaksudkan untuk mencari solusi setelah akhir -akhir ini banyak terjadi kegelisahan didalam masyarakat terkait adanya hal-hal yang diluar aqidah Keagamaan khususnya agama Islam.

Terkait masalah keamanan jangan di titik beratkan hanya pada aparat keamanan dalam hal ini TNI-POLRI akan tetapi mengajak kepada organisasi dan lembaga keagamaan utk ikut berperan serta, permasalahan saat ini yang di hadapi adalah kerukunan. Dimana perbedaan selalu di jadikan sumber perdebatan ” ujar Rasby.

Rakor Kemenag Bulukumba terkait Keberagaman dalam bermasyarakat di Bulukumba-SUARALIDIK
Rakor Kemenag Bulukumba terkait Keberagaman dalam bermasyarakat di Bulukumba-SUARALIDIK

Sementara itu, Dandim 1411 Bulukumba Letkol Arm.Sutikno, mengatakan sebagai Dandim baru Merupakan kesempatan berharga sehingga bisa bersilaturahmi dengan Tokoh Tokoh agama yang ada di kabupaten Bulukumba.

Toleransi dalam kehidupan beragama di lindungi oleh Negara Pancasila, tercermin dari Butir-butir pengamalan Pancasila sila Ketuhanan Yang Maha Esa meliputi : Percaya dan Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab, Saling menghormati dan bekerjasama antar pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup ” ujar Letkol Sutikno.

Mantan Kasi Pers Korem 141 Toddopuli Bone tersebut berharap agar di kabupaten Bulukumba tetap harmonis dan jajaran Kodim 1411 akan selalu siap dalam membackup pihak kepolisian apabila di butuhkan.

Ketik MUI,Kh.Tjamiruddin menyampaikan di Kabupaten Bulukumba pernah ditemukan salah satu aliran kepercayaan Surat Masuk Surga.

Namun aliran tersebut berhasil disusupi dan dihentikan oleh salah seorang prajurit Kodim Bulukumba,Serma H.Kaimuddin ( Alm)

Terkait Tarekat Tajeal Khalwatiah Syech Yusuf di Desa Tamatto Kecamatan Ujung Loe,Kh Tjamiruddin menyampaikan aliran tersebut murni Tarekat dan bukan suatu aliran menyimpang karena tidak memenuhi 10 Kriteria terkait Agama.

Senada dengan Ketua MUI,Camat Ujung Loe,Muh.Jufri mengatakan bahwa Tarekat Khalwatiah Syech Yusuf murni Tarekat namun pihak kecamatan bersama Muspida setempat telah menghentikan kegiatan yang selama ini dilaksanakan oleh Jemaah Khalwatiah untuk menjaga keamanan dan ketertiban dalam bermasyarakat.

“Untuk sementara kegiatan TAREKAT dan pembangunan mesjid di larang hingga ada ijin dari pihak yang berwenang” ujar Jufri Saleng.

Lain halnya dengan Kepala Kesbangpol Bulukumba,A.Mappaita yang menurutnya Kesbangpol sudah melakukan pendataan di 10 kecamatan di kab. Bulukumba terhadap beberapa organisasi dan komunitas yang ada di kabupaten Bulukumba.

Kabupaten Bulukumba adalah kabupaten yang pertama kali membubarkan salah satu Organisasi GAFATAR di Indonesia.Dan Kesbang pol tidak akan mengeluarkan Surat Keputusan kepada salah satu organisasi apabila tidak ada Rekomendasi dari Kemenag.” Ujar Mappaita

Suara Pembaca : Kang Aries/Bulukumba

Editor: Redaksi SuaraLidik/andi awal