Advertizing

banner 728x250

Utang Pemprov Sisa Rp 6 Miliar Dari Total Rp 304 Miliar

  • Bagikan
Utang Pemprov Sulsel
Plt Gubernus Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman

Makassar, SuaraLidik.com – Tunggakan utang Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemrov Sulsel) tahun 2020 lalu secara bertahap mulai berkurang.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, memperlihatkan komitmennya menyelesaikan persoalan keuangan di masa tahun covid-19 tersebut.

banner 728x250

Data yang tercatat pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel, utang Pemprov Sulsel berjumlah fantastis yakni sekitar Rp. 800 Miliar lebih.

Kabid Perbendaharaan BKAD Sulsel Salehuddin mengatakan, jumlah utang tahun 2020 telah diverifikasi sekitar Rp. 304 miliar.

Dengan jumlah ini, Andi Sudirman Sulaiman meminta BPKAD menggenjot pembayaran utang dengan mengalihkan program kerja yang tidak masuk dalam kegiatan prioritas di Pemprov Sulsel.’Sabtu (05/06/2021)’.

Andi Sudriman Sulaiman telah menginstruksikan agar dilakukan percepatan realisasi pembayaran utang kepada pihak ketiga.

“Alhamdulillah, sekitar 98% yang telah direalisasikan atas utang yang telah sesuai dengan kondisi pemeriksaan oleh Inspektorat,”ujar Salehuddin.

Dalam catatannya, per tanggal 3 juni 2021, sudah terbayarkan sekitar Rp. 298 miliar dari Rp. 304 miliar, artinya sisa utang sekita Rp. 6 miliar.

Lanjut Salehuddin, mendesak OPD untuk segera melengkapi dan melakukan penyesuaian dokumen terkait.

Anggarannya sudah disiapkan dan siap untuk dibayarkan. Sisa menunggu kelengkapan dari OPD terkait.’ungkap Salehuddin’.

Salehuddin mengungkapkan, kami fokus pada realisasi pembayaran utang, keuangan Pemprov kini sudah mulai normal. Alhamdulillah kondisi keuangan Pemprov mulai normal, setelah adanya Parsial II APBD.’jelas Salehuddin’.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi Bahtiar Maddatuang mengaku, langkah Plt Gubernur Sulsel sudah tepat. Menurutnya Andi Sudirman Sulaiman bisa menjalankan dua persoalan besar yang harus dijalankan Pemprov, yakni pembayaran utang, dan pembangunan di Sulsel.

Lanjut Bahtiar Maddatuang, artinya ada skema yang luar biasa dan memihak pada pembangunan infrastruktur dan pembangunan di Sulsel. Jika utang ini diselesaikan di tahun 2021, tentu pembangunan infrastruktur di Sulsel tahun 2022 bisa dikebut.

Sudah dua bulan lebih, Andi Sudirman Sulaiman menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel.

Andi Sudirman Sulaiman mendapatkan kewenangan pada tanggal 1 maret 2021 lalu oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Banyak persoalan dan tanggung jawab yang harus dikerjakan oleh Andi Sudirman Sulaiman. Mulai dari utang, kasus proyek siluman, hilang belum adanya penyerahan alas hak dari bangunan yang telah dibangun oleh Pemprov Sulsel.

Maka untuk mencari jalan keluarnya dari persoalan yang dialami, alumni Teknis Unhas ini intens melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat. Kini satu per satu persoalan mulai menuai hasil.

“Salah satunya dengan upaya menyelesaikan tunggakan utang tahun 2020 lalu. Pembayaran utang menjadi salah satu prioritas penekanannya sejak awal dirinya menjabat.”jelas Andi Sudirman.

Lanjut Andi Sudirman, “hal itu suatu kewajiban untuk segera diselesaikan. Terlebih lagi merupakan pengerjaan tahun lalu. Insya Allah, doakan saya menyelesaikan semua persoalan yang ada saat ini. Mari sama-samaki membangun Sulsel.”harap Andi Sudirman.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *