Vicky Salomor Hipnotis Ribuan Pasang Mata Pada Pembukaan FPDL Di Gorontalo

oleh -
Konser Vicky Salamor
Foto : Ribuan warga terhipnotis oleh penampilan pelantun Cinta Beda Agama pada pembukaan FDL, Sabtu (21/09) malam. (foto Thoger).

LIMBOTO, Suaralidik.com – Ribuan pasang mata terhipnotis dengan penampilan artis muda asal Maluku, Kota Ambon, Vicky Salamor pada pembukaan Festival Pesona Danau Limboto (FPDL), Sabtu malam 21/09/2019.

Terlihat ribuan pasang mata yang memadati halaman kantor Bupati Gorontalo seketika pecah dengan histeris saat penyayi yang moncer dengan terbang “Cinta Beda Agama” ini memulai konser tunggalnya di Gorontalo.

Penonton langsung merembet kedepan panggung saat Vicky Salamor mengawali tembang perdananya dengan judul “Beta Mau Dia”. Petugas keamanan yang menjaga kegiatan kalang kabut mengamankan para penonton yang berhamburan pingin melihat idolanya dari dekat.

FPL sendiri dibuka oleh Kementerian Pariwisata RI yang diwakili Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Hariyanto.

“Selain batu bara, pariwisata menjadi penyumbang devisa terbesar di Indonesia. Nilai Devisa sebesar 19,3 Miliar Dolar atau sekitar Rp. 270 Triliyun pada tahun 2018”, kata Hariyanto, saat memberikan sambutannya.

Hariyanto menuturkan, pariwisata Indonesia menempati peringkat ke 6 kategori negara terindah di dunia berdasarkan situs rough guides. Dan Pariwisata Indonesia juga masuk dalam 20 negara dengan perkembangan tercepat di dunia.

“Proyeksi kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun 2019 sebanyak 18 juta. Sedangkan pergerakan wisatawan nusantara sebanyak 300 juta pada tahun ini,” tutur Heryanto.

“Sejak dua tahun terakhir Festival Pesona Danau Limboto telah menjadi bagian dari 100 Calender of Event (CoE) Kementerian Pariwisata RI,” lanjut Hariyanto.

Ditempat yang sama Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menjelaskan, pada tahun 2016 kegiatan FPDL masih merupakan Event Lokal. Namun, pada penyelenggaraan kedua pada ditahun 2017 telah menjadi event nasional.

“Tahun 2019, FPDL didorong menjadi EventInternasional yang dipromosikan oleh Kementerian Pariwisata RI. enyelenggaraan FPDL ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo bahkan pemerintah pusat untuk menangani berbagai masalah Danau Limboto saat ini,” jelas Bupati.

“Pariwisata bisa meningkatkan pendapatan dan pengembangan kreatifitas masyarakat. Selain itu, juga mengatasi persoalan lingkungan serta menumbuhkan investasi,” sambung Nelson.

Pembukaan kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Sekretaris Daerah Provinsi, Ketua DPRD Provinsi, Kapolda, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Ketua Tim Penggerak PKK, Sekda, Pimpinan OPD, Wakil Bupati Pohuwato, Wakil Bupati Bolsel, Forkopimda, para undangan lainnya dan masyarakat umum.(Rollink).