Viral, Vidio Siswa Gorontalo Sedang Asyik Bergoyang Pinggul Di Masjid

oleh -
Siswa sedang asyik bergoyang pinggul
Foto : Screenshot vidio siswa Gorontalo sedang asyik bergoyang dengan alunan musik dj.

Gorontalo, Suaralidik.com – Vidio seorang siswi di Gorontalo yang sedang asyik bergoyang pinggul di dalam Masjid mendapat kecaman dari netizen Gorontalo.

Vidio berdurasi 15 detik yang beredar di media sosial facebook ini mempertontonkan seorang siswi inisial S (16), yang saat ini sedang mengenyam pendidikan disalah satu sekolah di Kabupaten Gorontalo sedang asyik bergoyang pinggul dengan iringilan musik dj.

Hasil pantauan Suaralidik.com, vidio yang diunggah oleh akun Surya Ningsi Randa Bunga ke grup facebook ‘Portal Gorontalo’, sekitar pukul 23:00, Rabu 04/09/2019, telah ditonton sebanyak 19.181 kali dan dibagikan 186 kali oleh netizen.

Kepala Sekolah Ibrahim Nteya, S.Pd. saat disambangi awak media di ruangannya, Rabu 05/09/2019, mengakui jika siswi dalam video tersebut merupakan anak didiknya.

“Benar siswa bernisial S adalah siswa kami yang saat ini duduk dikelas 11, dia telah mengaku membuat video tersebut di dalam masjid pada saat jam istrahat,”ungkap Ibrahim.

Ibrahin menjelaskan, Vidio tersebut dibuat oleh S kemudian dikirim ke salah seorang temannya, oleh temannya vidio ini diteruskan lagi ke orang lain, hingga viral di media sosial Facebook.

“Siswa dan kedua orang tuanya telah kami undang untuk diberikan pembinaan. Kami juga mengingatkan agar tidak mengulangi perbuatan itu yang sama, bila mengulanginya maka kami akan berikan sanksi berat.”jelas Ibrahim.

Ibrahim mengaku bawa anak didiknya tersebut merupakan siswi pendiam, namun sekali-sekali keluar sekolah pada saat pelajaran.

“tu telah ditegur oleh para guru. Sampai pada hari ini anak ini menunjukan rasa kekecewaannya terhadap apa yang telah dia lakukan. Dia menyadari bahwa apa yang ia lakukan adalah salah atau tidak benar,”tutur Ibrahim.

“Anak ini telah kami berikan skorsing tapi dalam jangka waktu tertentu. Mengingat anak ini perlu mengikuti pelajaran dan ini juga atas saran dari Dikbud provinsi dan kepala wilayah Gorontalo,” Sambung Ibrahim.

Ibrahim menambahkan, untuk memberikan efek jera, pihak sekolah akan mepertimbangkan untuk mempolisikan penyebar video tersebut.

“Kami akan rapatkan dulu dengan pihak sekolah. Saya siap sewaktu-waktu ini diproses secara hukum,”tegas Ibrahim.(Rollink).