Wabup Sinjai Buka Kegiatan Sosialisasi Perluasan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

oleh -
Wakil bupati Sinjai H kartini Ottong
Wabup Sinjai, Hj.Andi Kartini Ottong, SP, M.SP saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Perluasan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Wisma Sanjay,Kamis (13/02/2020)

Sinjai, suaralidik.com – Wakil Bupati Sinjai, Hj.Andi Kartini Ottong, SP, M.SP menghadiri sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi Perluasan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang berlangsung di Wisma Sanjay kamis (13/02/2020)

Turut hadir para kepala Perangkat Daerah Kab. Sinjai, para Kepala Desa, pengelolaan Perpustakaan Desa, dan Para komunitas pegiat literasi

Kepala dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, dalam hal ini di wakili oleh Nilma S, Sos, M. M. Menyampaikan bahwa melalui program revitalisasi ini perpustakaan diharapkan dapat menjadi pusat bagi masyarakat untuk turut dalam kegiatan dan terkoneksi satu dengan yang lain sehingga terjadi proses belajar yang dapat mendorong kesempatan untuk menciptakan inovasi dan kreativitas yang positif dan produktif di antara masyarakat itu sendiri,

Oleh karena itu, pemerintah provinsi sulawesi selatan sangat mengapresiasi program penguatan literasi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam upaya untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat melalui pemberdayaan perpustakaan yang harus di maksimalkan apalagi di era kemajuan teknologi informasi saat ini perpustakaan harus mengambil peran menjadi pusat informasi bagi masyarakat.

Wakil Bupati Sinjai, Hj.Andi Kartini Ottong, dalam arahanya menyampaikan bahwa perlu kita ketahui bersama bahwa program kegiatan transformasi perpustakaan berbasis inklusif sosial yang dilaksanakan oleh perpustakaan nasional sebagai program kegiatan prioritas yang diarahkan ke daerah sebagai penerima manfaat perluasan transformasi perpustakaan berbasis siklus ii sosial perlu kita sikap bersama dan mendapatkan perhatian oleh pengelola perpustakaan

” adapun kegiatan tersebut yang perlu mendapatkan tindak lanjutan adalah advokasi melalui kegiatan forum diskusi dalam penyusunan religius peran perpustakaan di masyarakat dan pelatihan advokasi untuk pustakawan, revitalisasi melalui bantuan berupa infrastruktur perpustakaan dan pelatihan dan bimbingan teknis perpustakaan,promosi melalui publikasi kegiatan perpustakaan di media massa dan promosi melalui media sosial”,jelasnya. (***hms/basri)

kpu BOLTIM
HUT Kabupaten Pinrang Ke-60