Waduh!!!! PNS Ini Mark Up ” BURUNG”nya Demi Wanita Idaman Lain

oleh
ILUSTRASI

SUARALIDIK.com,SOLO– Layak jika Anita (40) merasa tersinggung terhadap suaminya,Syamsul (46). Sekian puluh tahun mencintai suaminya tersebut, ternyata,Syamsul mempunyai Wanita Idaman Lain (WIL).

Kecurigaan Anita terkuak sewaktu dirinya menemukan obat kuat dan alat pembesar ” burung” didalam tas milik suaminya yang seorang PNS tersebut.

Saya pikir untuk saya,ternyata untuk wanita lain” keluhnya menceritakan uneg-uneg perkawinannya dengan Syamsul melalui email ke Redaksi SuaraLidik.com, Minggu (02/10).

Beberapa waktu lalu Syamsul mendapat tugas kantor ke luar kota. Ternyata sepeninggal suami, Anita menemukan bungkusan misterius. Begitu dibuka, ya ampuuuun! Isinya sejumlah pil penambah stamina, alias obat kuat. Makin penasaran lagi ketika membuka bungkusan yang lain. Isinya ternyata alat untuk memperbesar “burung” agar bisa bernyanyi trilili-lili…

ILUSTRASI
ILUSTRASI- DOK.SUARALDIK.com

Dalam usia belum kepala 5, ternyata Syamsul sudah menurun staminanya. Istilah “ilmiah”-nya, bila dulu merupakan pandangan hidup, kini sudah berubah jadi perjuangan hidup. Sebagai istrinya, Anita belakangan sudah jarang mendapat pasokan cinta kasih. Dulu minimal seminggu dua kali, kini kadang sebulan penuh kosong melompong tanpa ada kegiatan signifikan. Tapi Anita tak pernah protes. Agaknya dia memahami, suaminya sebagai PNS kerja kelelahan, sehingga saking kebanyakan tidur, tapi tak bisa meniduri istrinya.

Namun ,sewaktu di tanya siapa WILnya selama ini, Syamsul tidak dapat menjawab pertanyaan istrinya tersebut bahkan kabur begitu saja meninggalkan istri yang telah memberinya tiga anak tersebut.

Lelaki itu kadang-kadang seperti sungai, nampaknya tenang tapi menghanyutkan. Maksudnya, kelihatannya alim tapi sesungguhnya dzolim. Bayangkan, katanya cintanya hanya untuk istri di rumah, tapi diam-diam punya WIL. Padahal wanita berkategori WIL itu merupakan proyek padat modal, sehingga bisa bikin boros anggaran di rumah. Dan di sinilah biasnya skandal asmara itu terungkap.

PNS nggak bisa mark up anggaran, malah memark up burung.

REDAKSI ; andi awal-suaralidik.com