Waduh! Sebelum Laporkan Pendukung DOAMU, Dua Elit Partai di Sidrap Ikut Bentrok

oleh

PILKADA SIDRAP – Beredar gambar menampakkan sejumlah petinggi partai politik di Sidrap ternyata ikut menghadang aksi damai Forum Masyarakat Peduli Demokrasi yang berujung bentrok di sekitar kantor Panwaslu Sabtu pekan lalu. Saat itu aksi berjalan aman terkendali saat menuju Kantor Panwaslu.

Baca Juga : Sempat Diwarnai Bentrok, Pleno Hasil Penyelidikan Kadisosdukcapil Sidrap Ditingkatkan

Tiba-tiba pengunjuk rasa dihadang dan diserang busur, panah serta lemparan batu oleh kelompok yang juga diikuti para petinggi partai itu. Bentrokan tak terelakkan, dan menimbulkan korban di kedua kubu. Beruntung aparat dapat mengendalikan bentrokan setelah menerjunkan pasukan Brimob.

Aksi penghadangan inilah yang membuat Aji Arti dan sejumlah relawan Doamu geram. Akun palsu yang mendukung FATMA dengan seenaknya menebar fitnah dan memutarbalikkan fakta di Facebook.

Saya ini pakai akun asli, sudah korban di fitnah lagi. Mulai dari mobil saya dirusak tapi dibilang saya sendiri yang lempar. Saya dituduh berbuat asusila, foto-foto pribadi saya diunggah oleh akun tak bertanggung jawab, mana keadilannya mana kebenaran,” ungkapnya belum lama ini.

Sebelumnya, sembilan petinggi partai pengusung paslon Fatmawati Rusdi – Abdul Majid (FATMA) melaporkan salah seorang ibu rumah tangga karena komentar “Kafir” di Facebook. Para petinggi ini merasa tersinggung atas komentar pendukung Doamu bernama Hj Suharti yang menulis komentar “Doamu Melawan Kaum Kafir”.

Baca Juga : Pilkada Sidrap, Paslon FATMA Mengajak Untuk Bersosial Media dengan Bijak

Saat ini, Suharti sedang dalam penahanan Polda Sulsel. Tim hukum Suharti menilai penetapan tersangka oleh Polda Sulsel terburu-buru tanpa gelar perkara. “Dari penangkapan tak ada surat, hingga penetapan tersangka banyak tidak melalui prosedur. Terlalu terburu-buru, apakah ada tekanan parpol sehingga tak perlu menghadirkan saksi ahli?,” kata Ibrahim, Ketua tim kuasa hukum, Suharti

Suharti dilapor ke polisi oleh 9 partai pendukung Fatma diantaranya Nasdem PKB, Hanura, dan PAN.(***Rilis)