Wagub Membuka Rakor Pengadaan Barang/Jasa

oleh -1 views
Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman membuka kegiatan Rakor Barang dan Jasa

Makassar, Suaralidik.Com — Pembukaan Rapat Koordinasi Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa Provinsi Sulawesi Selatan di laksanakan di Four Point, Senin (14/10).

Tujuan utama Rapat koordinasi ini untuk melakukan monitoring dan evaluasi tingkat kematangan kinerja pengadaan barang jasa Kabupaten/Kota. Peserta terdiri dari Sekertaris Daerah Kabupaten/Kota Se Sulsel, Inspektorat Se Sulsel, serta unit kerja OPD Se Sulsel yang dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 14-15 Oktober 2019.

“Untuk kerja pengadaan barang/jasa Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2019 telah melaksanakan lelang 429 paket terdiri dari tender umum, seleksi e-katalog, dan tender konsolidasi. 2020 kami akan mendorong e-katalog daerah, disamping itu juga akan dilaksanakan lelang dini pada tahun 2020,” ujar Haikal Hasan Kepala Biro Pembangunan, Barang/Jasa Pemprov Sulsel.

Ketua LKPP RI Dr. Ir. Roni Dwi Susanto, M.Si dalam sambutannya menyampaikan pengalaman berada di Sulawesi Selatan bukan hal yang baru bagi dirinya. Ia kemudian menyampaikan bagaimana sumber potensi korupsi yang ada saat ini.

“Bisa bersilaturahmi di Sulsel kali ini merupakan yang kesekian kalinya. Sulawesi Selatan telah berhasil mencapai perubahan besar dalam pencegahan korupsi. Dalam hal penanganan korupsi, seperti kita ketahui, sumber korupsi lebih banyak suap dan nomor dua pengadaan barang/jasa sehingga dibutuhkan penguatan kelembagaan UKPBJ dan SDM pengadaan barang/jasa pemerintah,” ungkapnya.

Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menekankan perubahan total yang harus dilakukan dalam hal pengadaan barang dan jasa, bukan tawar menawar. Mengenai Barang dan jasa, sesuai rekomendasi korsupga KPK kami akan terus melakukan konsolidasi kekurangan yang ada.

“Kami ingin tahun depan tidak banyak keluhan dalam hal pengadaan barang dan jasa. Salah satunya dengan kordinasi yang terus dilakukan. Membuat blue print untuk Bappeda, dari 6000 program pertama kali kami masuk, saat ini kita minta kalau bisa 500 program kegiatan saja, sehingga kita lebih fokus. Acuan kami sudah dilakukan di Provinsi lain jadi bukan hayalan, harapan kami bisa lebih maksimal anggara kita,” jelasnya.

Diakhir sambutan, Andi Sudirman Sulaiman menambahkan harapannya bersama LKPP dan Korsupga KPK untuk saling berdampingan, mendiskusikan sebuah program, perubahan total bukan tawar menawar, saya bersama Gubernur Prof Nurdin Abdullah menginginkan Pemerintahan yang bersih dan melayani.
(***ais)