Wagub Membuka Workshop Pembangunan RS Liukang Tangaya

oleh -
Wagub Sulawesi Selatan

Makassar, Suaralidik.Com — Dinas Kesehatan Sulsel menggelar Fasilitasi Rencana pembangunan Rumah Sakit Tipe D di Liukang Tangaya Kabupaten Pangkep dan pengenalan konsep layanan kesehatan berbasis gugus pulau Provinsi Sulawesi Selatan.

Rencana pembangunan Rumah Sakit ini merupakan bagian dari visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, untuk membangun 6 Rumah Sakit Regional. Dalam proses berjalan, Pemrov Sulsel melalui Dinas Kesehatan telah memulai proses pembanguna 3 Rumah Sakit antara lain Parepare, Palopo, Bone dan menyushl Rumah Sakit di Liukang tangaya ini.

“Dalam APBD pokok, juga ditambahkan ambulance laut yang akan diperuntukkan wilayah kepulauan di Sulsel. Ambulance laut ada 2 untuk pangkep. Ambulance laut selanjutnya untuk selayar, sinjai, dan luwu timur,” ujar Dr. dr. Bahtiar baso kepala dinas kesehatan Sulsel.

Sebagaimana sesuai visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur dibidang kesehatan, rumah sakit regional pada intinya memiliki tujuan agar dissentralisasi pelayanan kesehatan terjadi di Sulsel. Sehingga Rumah Sakit regional menjadi pusat jasa medis di Kabupaten/Kota.

“Ini merupakan sebuah terobosan, membangun Rumah Sakit type D di Kepulauan. Perihal Ambulance Laut, masih dibutuhkan mitigasi untuk mengetahui kebutuhan pulau yang bervariasi dengan memperhatika Technical, fungsional, komersialnya.” jelasnya Andi Sudirman Sulaiman saat memberikan sambutan di Kantor Dinas Kesehatan Sulsel, Kamis (19/9).

Di kepulauan, pelayanan kesehatan menjadi masalah. Masalah kesehatan merupakan sebuah masalah kemanusian. Sehingga dibutuhkan solusi jangka pendek, menengah, dan panjang yang harus diperhitungkan.

“Kesehatan dan Pendidikan merupakan masalah dikepulauan. Masih banyak anak di Pulau yang datang sekolah di daerah daratan. Sehingga, kita harus mencarikan solusi. Dibutuhkan studi yang konferensif, kadang kita buat terobosan tapi operasionalnya berat. kita tidak mau Rumah Sakit type D ini dibangun tanpa optimis, harus ada optimis dan realistis,” sambungnya.

Wagub Mengingatkan kembali agar pembangunan harus mengedepankan aspek fungsional, Sulsel masih banyak PR dalam hal bidang kesehatan.

“Kita harus punya blue print, sehingga ada visi misi jangka panjang, walaupun berganti kepala daerah, program strategis bisa terus berjalan,” tegasnya.(###AIS)