Wakil Ketua DPRD Bolmong Tolak Impor Beras, Antisipasi Masa Panen Dan Lonjakan Harga

oleh
Foto : Wakil Ketua DPRD Kamran Muchtar Podomi,ST

BOLMONG,Suaralidik.com, – Wakil Ketua DPRD Kamran Muchtar Podomi,ST Meminta Kepada Pemerintah kabupaten Bolaang Mongondow agar menolak beras impor yang menjadi kebijakan oleh pemerintah pusat, hal ini harus dilakukan dalam rangka menjaga stabilitas harga gabah/produksi petani, Kata Kamran Kepada awak media kami Rabu (24/1/2018) di Lolak, Kantor DPRD Bolmong.

Foto : Wakil Ketua DPRD Kamran Muchtar Podomi,ST

Penolakan impor beras yang menjadi kebijakan pemerintah Pusat tersebut bukan berarti tanpa alasan yang jelas, karena ini juga didasari oleh hasil produksi gabah kering petani Bolmong Pertahun sebanyak 396.844 Ton gabah kering Padi Sawah, diluar Padi Ladang.

Maka jika hal tersebut dikonversi ke beras maka angkanya sekitar 198.422 Ton, sementara konsumsi masyarakat Bolaang Mongondow itu hanya 24.166 Ton Pertahun, artinya berarti bolmong itu surplus 174.000 Ton, Ungkap Kamran,Yang sekarang ini lagi mendapat simpati luar biasa dari masyarakat Bolaang Mongondow.

Sehingga iya mengharapkan agar kiranya Pemerintah kabupaten bolaang mongondow dapat menolak beras impor tersebut, Kamran Menegaskan kembali bahwa “iya kuatir waktu masuknya beras impor tersebut akan bertabrakan dengan masa panen dan akan menekan harga di tingkat petani”, Tegas Kamran. (is/kemal)