Walaupun Saspras SMK-PP Negeri Sembawa terpenuhi, Ini Harapan Kepsek  

oleh -95 views
Foto : Hasil budidaya SMK-PP Negeri Sembawa dibidang perkebunan

Banyuasin, Suaralidik.Com – Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) Negeri adalah unit pelaksana teknis di bidang pendidikan pertanian formal di lingkungan Kementerian  Pertanian.

Semula bernama Sekolah Pertanian Menengah Atas. Berdiri pada tahun 1955. Sekolah  pertanian yang ada di kecamatan Sembawa kabupaten Banyuasin berubah nama yang sekarang dikenal dengan Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian dan Pembangunan (SMK-PP) Negeri Sembawa.

Ir. Mattobi’i. MP merupakan seorang kepala sekolah yang sudah lama merintis karirnya hingga 29 tahun, sebelum menjadi kepsek, Mattobi’i merupakan seorang guru di SMK tersebut.

SMK-PP Negeri Sembawa mempunyai 4 jurusan Program Studi (Prodi), yakni agribisnis tanaman pangan dan hortikultura (ATPH), agribisnis tanaman perkebunan (ATP), agribisnis ternak unggas (ATU) dan teknologi pengolahan hasil pertanian (TPHP).

Foto : Suasana SMK-PP Negeri Sembawa kab. Banyuasin Sumatera selatan

Dilihat dari jumlah murid, SMK-PP Negeri sembawa mempunyai 550 siswa, sehingga dengan jumlah siswa yang ada menjadi kebanggaan tersendiri bagi mattobi’i.

“Minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah pertanian masih tergolong tinggi,”ungkapnya kepada awak media suaralidik.com Sabtu (26/01/19).

Ia juga menyampaikan saat ini sarana dan prasarana di SMK-PP sudah terlengkapi.  Tetapi disatu sisi masih ada kekurangan di program studi pembelajaran siswa tentang cara mengenal jenis ternak unggas.

Seperti untuk jenis sapi hanya mempunyai 1 jenis saja padahal, untuk sarana pembelajaran siswa harus banyak mengenal jenis sapi lainnya.

Agar sewaktu-waktu disaat siswa sudah tamat sekolah dan berwirausaha mereka bisa memilih jenis sapi apa yang bisa dikelola.

Foto :Jenis sapi bali yang dimiliki oleh SMK-PP Negeri Sembawa

Pendidikan mempunyai peranan penting dalam fungsinya sebagai alternatif siswa disaat tamat sekolah mereka bisa mempraktekkan dengan pengalaman yang sudah ada.

“Ini tantangan kami pihak sekolah untuk menghadirkan model-model teknologi terbaru disekolah agar bisa menjadi tempat belajar baik untuk siswa maupun untuk masyarakat umum,”sambungnya kepsek.

Disinggung perihal bangunan gedung sekolah SMK-PP. Sembari tersenyum, Mattobi’i menjawab  bahwa dari segi luasnya memang sudah cukup memadai tetapi dari segi penampilan, bangunan gedung yang lama.

Sang Kepsek berharap Semoga apa yang menjadi harapan SMK – PP Negeri sembawa kab. Banyuasin ini bisa menjadi perhatian dari dinas pendidikan provinsi maupun dinas pertanian provinsi sumatera selatan.(***adi)