Wali Murid Pertanyakan Kebijakan Pihak SMPN 1 Kotamobagu Kumpulkan Dana Perbaikan Komputer

oleh
Kepsek SMPN I Kotamobagu, Hendra Mokoagow. S.Pd

KOTAMOBAGU. Suaralidik.com – Beberapa perwakilan wali murid SMPN 1 Kotamobagu, mempertanyakan tentang kebijakan pihak sekolah untuk mengumpulkan dana kepada para wali murid sebesar 52 ribu/wali murid, guna untuk pemasangan dan perbaikan komputer sekolah senin 26-3-2018.

Kepsek SMPN I Kotamobagu, Hendra Mokoagow. S.Pd

Dari hasil wawancara awak media kami, kepada salah satu perwakilan Wali murid SMP N 1 Kotamobagu, yang tidak mau di korankan namanya berinisial P. E “kami cuma merasa bingung saja dengan apa yang telah menjadi kesepakatan antara pihak sekolah dengan kami wali murid pada saat rapat antara pihak sekolah dengan kami selaku orang tua murid, dimana telah ada kesepakatan untuk kami selaku wali murid akan mengumpulkan dana masing masing 52 ribu per wali murid. Sedangkan yang kami tahu, pendidikan lebih khusus di Kotamobagu sudah tidak ada biayaya, semuanya gratis sesuai program pemerintah pusat sampai pada pemerintah tingkat daerah. Loh, kok kenapa di sekolah SMPN 1 Kotamobagu masih ada pungutan terhadap kami selaku wali murid” tegas P. E

Ditempat berbeda, kepala sekolah SMPN 1 Kotamobagu Indra Mokoagow, S.Pd, pada saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
“memang benar kami dari pihak sekolah telah mengundang secara resmi kepada seluruh wali murid pada saat selesai gladi bersih UNBK, minggu kemarin, dengan maksud untuk menghadiri rapat yang digelar oleh pihak sekolah dan panitia komite sekolah,”tutur Indra.

Lebih lanjut dibeberkan bahwa perlu ada sinergitas antara kami pihak sekolah dan para wali murid. Sehingga, pihak sekolah melalui panitia komite telah menawarkan kepada para wali murid, bagi yang memiliki ke ikhlasan, agar bersama-sama untuk patungan dana yang nantinya akan digunakan untuk perbaikan komputer dan pemasangan.
Disebutkannya, saat ini memiliki hanya 30 komputer, akan tetapi yang bisa beroperasi hanya 5 unit, dan 25 unit masih akan di perbaiki, itupun kami pihak sekolah tidak memaksakan hanya bagi siapa wali murid yang ikhlas. Jadi menurut saya selaku pimpinan sekolah, ini sah sah saja, apa yang telah kami sepakati dalam rapat minggu kemarin. Dan yang saya heran, kenapa pada saat rapat tidak ada komplen dari pihak wali murid”. tutup Indra (Nujul)