Waoo,, Pemuda KNPI Laporkan PLN ke DPRD Bulukumba

oleh

 

Fahidin HDK, Saat menerima Aspirasi KNPI di aula Aspirasi kantor DPRD Kab.Bulukumba.
Fahidin HDK (PKB) bersama Lukman (Hanura),A.Baso Zulkarnai (Demokrat)  saat menerima Aspirasi KNPI di aula Aspirasi kantor DPRD Kab.Bulukumba.

Bulukumba–Lidik Sulsel–,Setelah berunjuk rasa di Kantor PLN kemarin, Senin-30/05/2016, Massa aksi KNPI bergeser kekantor Dewan Perwakilan Daerah (DPRD), Kabupaten Bulukumba, dan aspirasi diterima oleh Anggota DPRD Fahidin HDK, Lukman, dan A.Baso Zulkarnaim.

Anggota DPRD berjanji akan melakukan Rapat untuk mengundang secepatnya pimpinan PLN untuk Rapat Dengar pendapat.

Adanya Laporan atas dugaan yang disampaikan oleh pihak KNPI dan OKP yang berhimpun, Fahidin, Anggota DPRD dari Partai PDK ini mengatakan, -“di PLN memang banyak masalah, ada pemadaman tanpa ada konfirmasi, penerangan jalan tidak maksimal, pelanggan yang tidak memakai lampunya tetapi tetap menarik pembayaran. Jika kita mendalami semua ini, PLN sepertinya belum menjalankan fungsinya sesuai perundang-undangan yang berlaku, “, Paparnya,

“tuntutan kawan-kawan ini akan kami dorong kepimpinan DPRD untuk dilakukannya dengar pendapat, atau rapat kerja, karena memang persoalan PLN ini adalah persoalan masyarakat yang harus diperhatikan, mengingat listrik merupakan salahsatu kebutuhan pokok, karena itu kita semua ini membayar pajak subsidi pada PLN”, Cetusnya.

Anggota Dewan Dari Partai Hanura Lukman juga menyampaikan, bahwa “kawan-kawan harus ketahui bahwa Harga KWH itu beragam, tergantung kebutuhan, masyarakat yang ingin mendapatkan KWH dari PLN harus punya kartu Jaminan Sosial kesehatan masyarakat , dan juga pengadaan KWH ini khususnya di Kabupaten Bulukumba Bukan jatah dari PLN semua. Ada sebuah dusun karena kondisi penganggaran terbatas, maka pihak kontraktor-kontraktor dan kepala desa melakukan kesepakatan untuk memasukkan listrik dengan memakai label swadaya, dan ini masih banyak terjadi di masyarakat kita, kawan-kawan jug harus ketahui, saya masih ketua Asosiasi kelistrikan di Kabupaten Bulukumba”, Lukman, Paparnya.

 

AL#