banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

Berita  

Warga BTP Keluhkan Minimnya Pasokan Air Bersih, Beni Iskandar Perintahkan Jajarannya Lakukan Perbaikan

Perumda Air Minum Kota Makassar, Merespon Keluhan Warga BTP, Terkait Minumnya Pasokan Air Bersih, Minggu 24 Juli 2022.

Makassar, SuaraLidik.com – Perumda Air Minum Kota Makassar terus berupaya menebarkan kebaikan dengan melakukan tindakan cepat terhadap segala keluhan masyarakat khususnya pelanggan. Seperti adanya keluhan pelanggan pada salah satu daerah di Kawasan BTP Makassar, tepatnya di Blok AF RT 003/RW 007.

Ketua RT 003, Ibu Syamsiar Hasan mengeluhkan sangat minimnya pasokan air bersih masyarakat setempat yang di alami selama beberapa tahun terakhir, dan hampir dikatakan tidak pernah lancar. Mereka sudah putus asa karena sulitnya memenuhi kebutuhan utama yaitu air bersih.

Mendapatkan informasi tersebut, Beni Iskandar yang juga Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar langsung memerintahkan jajarannya di Kantor Wilayah Pelayanan 2 (BTP) untuk segera melakukan tindakan terukur dengan melakukan pengecekan dan pemeriksaan jalur pipa menuju perumahan tersebut.

Beni Iskandar mengatakan bahwa, “ini merupakan tanggung jawab moral kita kepada masyarakat, bagaimana mau menjadikan perusahaan terdepan jika masih ada keluhan pelanggan lamban ditangani,” ujarnya, Minggu malam (25/07/2022).

Sementara Kepala Wilayah Pelayanan 2, Ismail Hasan beserta Kepala Urusan Tehnik, Kalimuddin Rasyid, beserta petugas tehnik langsung turun untuk melakukan pemantauan dan pengecekan, mulai dari pipa induk sampai pada instalasi rumah pelanggan.

“Dan Alhamdulillah malam ini pelanggan Blok AF BTP khususnya RT 003/RW 007 sudah kembali mendapatkan supply air,” jelasnya.

Hamsinar yang juga Ketua RT atas nama warganya menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas PDAM khususnya Pak Dirut yang telah cepat dan seksama melakukan perbaikan supply air kerumah mereka dengan memberikan testimoni.

“Alhamdulillah air dirumah kami sudah lancar kembali, walaupun agak keruh mungkin diakibatkan lama baru mengalir jadi banyak lumpur terbawa,” katanya.

“Jadi apapun keluhan pelanggan selama memang masih memungkinkan, diupayakan untuk mendapatkan air kembali. Dan ini merupakan tugas seluruh petugas kami, tanpa kecuali. Semua petugas kami berikan tugas untuk mendengar keluhan pelanggan karena ini sifatnya wajib,” katanya.

“Sebagai tambahan, petugas kami tidak menerima imbalan jasa dari perbaikan tersebut, karena kami sudah berkomitmen untuk terus “Mengalirkan Pengabdian” kepada masyarakat,” pungkasnya.(*)