Warga Desa Loyow Minta Pemkab Boltim Bangun Jembatan Layak

oleh
Kondisi jembatan yang digunakan oleh warga Desa Loyow untuk mengakses jalan ke lahan pertanian
Photo Kondisi jembatan yang digunakan oleh warga Desa Loyow untuk mengakses jalan ke lahan pertanian

Boltim – suaralidik.com, Masyarakat Desa Loyow, Kecamatan Nuangan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, sulit mengakses jembatan yang pasalnya sangat beresiko jika dilalui oleh para pengguna jembatan. Alhasil, para warga sekitar pun kesulitan untuk mengambil hasil pertaniannya.

Saat ditelusuri oleh Tim suaralidik.com, Halis Modundo (50th) salah Satu warga desa Loyow yang berprofesi sebagai petani jagung ini mengatakan, ketakutan dan khawatir saat menyebrangi jembatan.

“Belum lama ini, Amin warga desa ini pernah terjatuh ke sungai karena menyebrangi jembatan sambil membawa hasil pertanian dengan cara di pikul,” jelasnya sambil memandangi jembatan yang hanya ditopang oleh potongan-potongan kayu rapuh dan beralaskan bambu.

Jembatan yang berukuran panjang 70 meter tersebut tiap hari dilalui oleh 30% warga Desa Loyow yang berprofesi sebagai petani.”tambahnya

“Bermacam hasil pertanian, ada Cengkeh, Jagung, Kelapa, dan Cokelat. Semoga Pemda bisa membantu untuk membangun jembatan yang lebih layak, agar kami para petani tidak kesulitan untuk mengangkut hasil kebun,” ujarnya penuh harap.

Di tempat lain, Kepala Desa Loyow lewat Sekretarisnya, Nisar Mamonto saat dikonfirmasi mengatakan, sudah mengusulkan sejak tahun 2017.

“Sudah di usulkan sejak tahun 2017, namun sampai dengan hari ini belum ada realisasi. Tahun 2018 ini melalui Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes), Pemdes Loyow akan kembali mengusulkan pembangunan jembatan ke Kabupaten. Adapun jembatan yang memiliki panjang 70 meter itu, harus memiliki tinggi sekitar tujuh meter. Mengingat air pasang dan kolong jembatan pun sering dilintasi perahu nelayan (Pajeko),” jelas Mamonto.(***bob)