Warga Pangke, Tangkap ikan berakhir maut

Pangkep, suaralidik.com – Warga Kampung Kalamesue, Desa Barabatu, Kab. Pangkep tewas tersetrum listrik alat penangkap ikan saat menangkap ikan disaluran irigasi, senin 09/04/2018

Alat setrum ikan

Korban bernama Dolleng 50 tahun yang sehari harinya bekerja sebagai petani di Kampung Kalamesue Kab. Pangkep.

Korban ditemukan tlh meninggal dunia di TKP karena diduga terkena setrum listrik alat penangkap ikan terbuat dari accu pd saat sedang mencari ikan di saluran irigasi sekitar 300 meter dr rumah Korban.

Pada hari Senin 9 April 2018 sekitar pukul 14.00 wita, Dolleng bersama  Akbar umur 12 thn berangkat menuju ke saluran air yg berada dekat rumahnya untuk mencari ikan.

Sktr pkl 16.30 wita , pd saat sedang  mencari ikan,  alat setrum yg terbuat dari accu yg digunakan mengalami koslet dan mengenai badan korban Dolleng sehingga membuatnya  lemas. Korban masih sempat menyuruh Akbar untuk memanggil warga untuk menolongnya. Segera Akbar meminta pertolongan warga sekitar dan beberapa saat kemudian warga berdatangan untuk menolong namun Dolleng sudah berada di bawah dekker / gorong-gorong dalam keadaan terapung dan sudah meninggal dunia, kemudian warga mengangkat Korban Dolleng ke atas dekker yg selanjutnya membawanya ke rumah duka yang berada tidak jauh dari TKP.

Kepolisian yg telah diambil Kapolsek Labakkang AKP Srianto Ponidjan bersama kanit reskrim, kanit intel dan bhabinkamtibmas mendatangi TKP dan disaksikan oleh Kades Bara Batu Muh. Asdar, A.Ma mendatangi Rumah Duka tempat dimana saat ini Jenazah Korban disemayamkan.

Korban dirumah duka

Pihak Medis dari Puskesmas Taraweang untuk dilakukan Visum dirumah duka. Melakukan Koordinasi dengan pihak keluarga korban mengenai Perihal  Visum lanjutan kepada jenazah.

Dugaan sementara Korban meninggal dunia akibat terkena sengatan aliran listrik dari alat tangkap yg terbuay dafi accu yg digunakan. Keterangan dari hasil Visum yg dilakukan oleh Pihak Medis Puskesmas Taraweang bhw Korban meninggal dunia disebabkan oleh sengatan listrik dari alat tangkap ikan yg digunakan.

Keterangan dari Pihak Keluarga Korban bahwa mereka ikhlas menerima kematian korban sebagai suatu musibah dan menyatakan tdk perlu dilakukan Autopsi. Jenazah Korban saat ini disemayamkan di rumah duka. (iwank86/RIS)

News Publicated on : 03/06/2019 18:21

Share

Terbaru

40 Siswa SMK 3 Pangkep, Ikuti Orientasi PMR Angkatan XII Tahun 2019

Pangkep,suaralidik.com- Sebanyak 40 Siswa SMK Negeri 3 Pangkep mengikuti Orientasi Palang Merah Remaja (PMR) angkatan ke XII. Kegiatan pembukaan berlangsung…

51 menit lalu

Lagi, Bupati Gorut Tandatangani Serah Terima Aset BMN Dari Kementrian PUPR

JAKARTA, Suaralidik.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo Utara (Gorut) kembali menandatangani serah terima aset Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan…

2 jam lalu

Pemkab Boltim Salurkan Bantuan Kepada Warga Jiko Utara

BOLTIM, Suaralidik.com - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos) Boltim…

3 jam lalu

Gelar Aksi, PMII Ajak Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Dukung Revisi UU KPK

LIMBOTO, Suaralidik.com - Guna mendukung revisi UU KPK Puluhan mahasiswa yang tergabung pada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Kabupaten…

3 jam lalu

Bupati Gorut Minta Camat Dan Kades Cegah Pembakaran Lahan

GORUT, Suaralidik.com - Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Dr. Hi. Indra Yasin S.H., M.H., meminta kepada seluruh instansi terkait dan aparatur…

14 jam lalu

Indra Bertekat Jadikan Gorut Pusat Pengembangan Perikanan Di Provinsi Gorontalo

GORUT, Suaralidik.com - Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Dr. Hi. Indra Yasin S.H., M.,H bertekat menjadikan Kabupaten Gorut sebagai pusat perikanan…

14 jam lalu

This website uses cookies.