Waspadalah Ketika Ibadah Makin Berkurang di Akhir Ramadhan

oleh
Ikhwan Bahar
Ustadz Ikhwan Bahar

BULUKUMBA,SUARALIDIK.com — Ketika Masjid mulai sepi jamaah dan mall/pasar banjir pengunjung, ketika bacaan Al-Qur’an mulai di tinggalkan dan sibuk membaca struk belanja yang tak pernah cukup.

Ikhwan Bahar
Ustadz Ikhwan Bahar

Mari sejenak bertafaakkur dan mengevaluasi diri.

Sebuah Hadist memberitakan contoh ibadah Nabi Saw:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَجْتَهِدُ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مَا لاَ يَجْتَهِدُ فِى غَيْرِهِ.
“Rasulullah Saw sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan melebihi kesungguhan beliau di waktu yang lainnya.”(HR.Muslim)

Nabi Muhammad SAW memberi contoh dengan memperbanyak ibadahnya saat sepuluh hari terakhir Ramadhan, bahkan sampai menjauhi istri-istri beliau dari berhubungan intim. Beliau juga mendorong keluarganya dan membangunkan mereka untuk beribadah pada malam sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Ingatlah minta Taubat yang banyak kepada Allah, jangan hanya ‘Mengemis THR’ pada sesamamu manusia.

Persiapkan pakaian barumu tapi lebih penting bersihkanlah hatimu dari penyakit hati.

Perindahlah duniamu tapi lebih penting persiapkanlah akhiratmu.!

CITIZEN JURNALIS ; IKHWAN BAHAR (Majelis Dai Muda Bulukumba/Media Dakwah@Nasihat Islam)


Abdul Nazaruddin

Rujadi

Andi Edy Manaf

H.Askar

Harris Pratama