banner 728x250

WHO Mendesak Lembaga Keuangan Internasional Bebaskan Utang Negara Miskin dan Berkembang

  • Bagikan
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus

Suara Lidik, Tidak sedikit negara miskin dan berkembang tidak siap dalam segala sektor menghadapi bencana pandemi virus corona. Bahkan mereka dampak ekonomi dan sosial mereka semakin terpuruk di tengah pandemi Covid-19 yang disebabkan SARS-CoV-2.

Pengampunan utang penting sehingga mereka bisa mengurus warga dan menghindari kehancuran ekonomi. Ini permintaan dari WHO, Bank Dunia, dan IMF, pengampunan utang untuk negara miskin.

banner 728x250

Hal ini diungkapkan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus yang mendesak lembaga keuangan internasional dan negara-negara maju agar memberikan pengampunan utang kepada negara-negara miskin.

”Bagi negara-negara itu, pengampunan utang penting sehingga bisa mengurus warga dan menghindari kehancuran ekonomi. Ini permintaan dari WHO, Bank Dunia, dan IMF, pengampunan utang untuk negara miskin,” ujarnya, Rabu (1/4/2020) sore di Geneva, Swiss, atau Kamis dini hari WIB.

Dikutip dari nytimes.com Pengampunan utang membutuhkan proses panjang. Karena itu, WHO bersama Bank Dunia dan IMF mendorong percepatan proses. ”Agar ekonomi negara-negara itu tidak krisis,” ujarnya.

Kepala Organisasi Kesehatan Dunia itu menyuarakan keprihatinan mendalam tentang eskalasi yang cepat dan penyebaran global kasus COVID-19 dari coronavirus baru, yang kini telah mencapai 205 negara dan wilayah.

Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa lembaganya, Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional mendukung pengurangan utang untuk membantu negara-negara berkembang mengatasi konsekuensi sosial dan ekonomi pandemi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *