WOHOO !!! Akhirnya Zainuddin Hasan Minta Maaf Secara Terbuka Kepada Tabri

oleh
Kuasa Hukum HM.Tabri, Mochtar Djuma,SH.MH bersama Sekretaris DPW LSM Lidik Sulsel,Muh.Darwis dan Redaksi SuaraLidik.com memperlihatkan Permintaan Maaf Terbuka Zainuddin Hasan terkait Kesalahannya dalam proses PAW Partai Golkar- ANDI AWAL/SUARALIDIK
Surat Permohonan Maaf Terbuka Zainuddin Hasan Kepada HM.Tabri - ANDIAWAL/SUARALIDIK
Surat Permohonan Maaf Terbuka Zainuddin Hasan Kepada HM.Tabri – ANDIAWAL/SUARALIDIK

SUARALIDIK.com,MAKASSAR- Menyadari dirinya salah dalam hal proses surat menyurat Pergantian Antar Waktu (PAW) Legislator Partai Golkar Bulukumba dari Abdul Kahar Muslim kepada Jalaluddin Halim pada Pilkada 9 Desember 2015 silam dimana pada proses PAW merupakan hak Muh.Tabri, namun pada saat itu oleh Zainuddin Hasan yang kini mencalonkan diri sebagai kandidat Gubernur Gorontalo bersama dengan beberapa Komisaris Golkar dari Kecamatan melakukan konspirasi terkait proses PAW tersebut hingga akhirnya membuat Tabri melaporkan Zainuddin Hasan bersama Jalaluddin Halim di Kepolisian,membuat Zainuddin Hasan membuat surat permohonan maaf kepada Tabri.

Pernyataan dan permintaan maaf Zainuddin Hasan ini dilakukan pada saat Gelar Perkara Kasus tersebut di Ditreskrimum Polda Sulsel,Kamis (11/8/2016), mantan Bupati Bulukumba periode 2010-2015 ini membuat dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Fungsionaris Partai Golkar,Muhammad Tabri.

Berikut isi surat permintaan maaf Zainuddin Hasan kepada Muhammad Tabri yang dibuat diatas kertas bermaterai dan di tanda tangani :

PERMOHONAN MAAF TERBUKA

Dengan sadar menyatakan, saya ZAINUDDIN HASAN, mantan Ketua DPD II Partai Golkar Bulukumba (2010-2015) alamat Gorontalo menyatakan dan menyampaikan permohonan MAAF kepada bapak Drs.H.Muh.Tabri,Publik dan masyarakat Kab. Bulukumba bahwa saya mengaku salah dalam menandatangani surat menyurat yang berhubungan dengan PAW anggota DPRD Kab. Bulukumba Kahar Muslim karena PAW tersebut adalah hak H.Muh.Tabri yang telah kami sepakati bersama Jalaluddin dan Rukmawaty pada tanggal 28 Juli 2015. Dan surat ketegasan sudah saya sampaikan ke KPUD Bulukumba untuk ditindak lanjuti.

Demikian surat pernyataan permohonan maaf terbuka saya buat dengan sadar,benar dan tanpa tekanan dari siapa pun.

Bulukumba,2 Agustus 2016
H Zainuddin Hasan

 

Editor: andi awal/suaralidik