Wow, Miniatur Dari Barang Bekas, Tarik Peminat di Gorontalo

oleh
Walikota Gorontalo Marten Taha saat melihat langsung miniatur dari barang bekas yang dibuat oleh warga Kelurahan Dembe, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo beberapa waktu lalu.

Gorontalo, Suaralidik.com – Ada berbagai jenis upaya yang dilakukan Masyarkat untuk bisa mendapatkan penghasilan, seperti halnya yang dilakukan oleh puluhan warga yang ada di Kelurahan Dembe, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Dimana, mereka memanfaatkan barang bekas yang disulap menjadi Miniatur seperti becak Motor (Bentor) Alat Musik Polopalo, Lampu hias, gantungan kunci, serta berbagai macam kerajinan lainya.

hal ini seperti yang disampaikan oleh Lurah Dembe Adriyun Katili, dimana hanya dengan mengumpulkan barang bekas, puluhan masyrakat ini sudah bisa mendapatkan penghasilan. betapa tidak dengan provesi mereka sabagai pengangguran, kini sudah mulai beraktifitas dengan membuat berbagai macam miniatur yang bahannya diambil dari bambu, botol bekas, serta perabotan lainya yang sudah tak digunakan oleh masyarakat.

” ini sudah mulai dilakukan oleh puluhan masyrakat mulai dari anak remaja hingga orang dewasa. bahakan dari hasil pembuatan tersebut, mereka mulai mendapatkan penghasilan dari hasil penjualan tersebut. Bahkan dengan antusias warga tersebut, saya sudah membagi beberapa kelompok kerja, yang didalamnya terdiri dari 10 warga,” kata Adriun.

Tak hanya itu juga Adriyun menambahakan, hasil kerajinan tangan yang dilakukan masyrakat tersebut, ternyata sudah menarik perhatian warga yang datang membeli, bahkan bukan saja warga setempat melainkan warga yang berasa sejumlah Kabupaten dan kota. Sementara dari hasil tersebut, mereka dapat menjualnya dengan kisaran haraga Rp 5 Ribu hingga ratusan ribu rupiah.

” saya sangat mengapresiasi antusias masyarakat yang hingga kini terus mengembangkan kerajianan tangan ini, bahkan beberapa pejabat daerah sudah berkunjung ke lokasi pembuatan miniatur lantaran merasa penasaran dengan hasil yang saat ini mulai laris di masyarakat.” ujar Adriyun.

Ditempat yang berbeda Roni Musa salah satu pekerja mengaku, dengan belajar membuat miniatur dari bahan bekas ini, dirinya bersukur lantaran bisa mendapatkan penghasilan yang hasilnya sangat menarik peminat yang datang membeli, pasalnya mereka bukan saja membuat 1 jenis kerajinan, melainkan beberapa macam, seperti lampu hias, gantungan kunci, gelas, serta miniatur lainya.

“muda-mudahan ini akan mendapatkan respon dari pemerintah, sehingga hal ini bukan saja dilakukan oleh warga di kelurahan dembe, melainkan warga lainya juga dapat memanfaatkan barang bekas yang di jadikan sebagai hasil kerajinan tangan” tutup Roni.(fpr)