Wow, Ratusan Juta Biaya Kegiatan MKKS SMA Lamteng Diduga Hasil Pungli

oleh
Pungli di sekolah
Ilustrasi

Lamteng, suaralidik.com – Biyaya kegiatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA lampung tengah yang menghabiskan uang ratusan juta setiap tahunnya, diduga kuat hasil pungli dari 18356 peserta didik yang tersebar di 67 SMA nengri dan swasta di lamteng.

Pasalnya , untuk kegiatan MKKS selama ini setiap tahunnya pihak pengurus mengumpulkan dana dari orang tua (komite) khususnya seperti pada TP 2017/2018, masing masing siswa dikenakan iuran Rp.20 ribu , sehingga jumlah uang pungutan yang disebut iuran itu mencapai Rp.367.120.000

Seperti yang diungkapkan salah satu nara sumber kepada suara lidik.com mengatakan, siswa tidak seharusnya dibebankan biyaya untuk kegiatan organisasi kepala sekolah. Jika memang itu sebatas iuran, pihak MKKS tidak diperbolehkan menentukan jumlah uang

“Loh iuran kok dipatok Rp.20 ribu? Yang namanya iuran semampunya .tapi kalau pengurus MKKS SMA lamteng sudah menentukan jumlah uang ,itu namanya pungli, ujar sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan belum lama ini.

Selain itu juga, pihaknya menduga uang sebanyak ratusan juta yang setiap tahun dihabiskan untuk MKKS lamteng terdapat banyak indikasi mark up dan korupsi .

‘Banyak kalangan masyarakat mempertanyakan kegiatan MKKS SMA, untuk apa saja uang ratusan juta di habiskan “tanya sumber .

Masih dikatakannya , diharapkan kepada ketua MKKS SMA lamteng dapat segera memberikan informasi terkait pengunaan dana tersebut sejak dirinya menjabat selaku pimpinan SMA di lamteng.

Demi terciptanya sistem penyelenggaran pendidikan yang transparan ,efektif dan efisien, akuntabel serta dapat dipertanggung jawabkan , Hal itu perlu dilakukan agar dapat mencegah bertambahnya asumsi negatif masyarakat” pungkanya .

Bagaimana tanggapan ketua MKKS SMA lampung tengah serta tokoh pendidikan lampung , tunggu berita selengkapnya edisi mendatang ( ***TIMED )