Wow, Tradisi A’Dinging-Dinging Di Selayar Sejak Abad Ke-17

oleh
Tradisi A' Dinging-Dinging
tradisi A'dinging-dinging di Kampung Tenro Desa Bontolempangan Kabupaten Kepulauan Selayar yang berlangsung setiap hari Senin akhir di bulan Muharram digelar setiap tahun

SELAYAR,SUARALIDIK.com – Kearifan lokal masih terpelihara dengan baik di setiap pelosok di Kabupaten Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan. Sebagaimana halnya budaya dan tradisi A’dinging-dinging di Kampung Tenro Desa Bontolempangan Kabupaten Kepulauan Selayar yang berlangsung setiap hari Senin akhir di bulan Muharram digelar setiap tahun.

Tradisi A' Dinging-Dinging
tradisi A’dinging-dinging di Kampung Tenro Desa Bontolempangan Kabupaten Kepulauan Selayar yang berlangsung setiap hari Senin akhir di bulan Muharram digelar setiap tahun

Kegiatan yang berlangsung turun temurun di akui Abd. Hakim seorang tokoh di Kampung Tenro berlangsung sejak abad ke 17 dan tetap terpelihara hingga sekarang.

Kegiatan yang turun temurun ini adalah sebagai bentuk kesyukuran dan perayaan kemenangan perang pada masa itu” ucap Abd.Hakim

Kegiatan yang berlangsung suka cita di ikuti dan di saksikan warga kampung Tenro. Anak-anak, remaja hingga orang tua bersama-sama turun ke jalan merayakan kemenangan ini.

Mereka dengan senang gembira berperang menggunakan air yang sudah di bacakan di malam sebelum hari pelaksanaan.

Acara ini berlangsung dari jam 8 pagi. Air yang telah dibacakan air suci oleh pemuka dan tokoh di kampung itu kemudian warga berhamburan untuk saling menyerang dengan air.

Dengan menggunakan ember, timba serta jerigen digunakan untuk saling menyerang. Siapapun yang lewat akan di siram dengan air dan berlangsung sekira 2 jam.

Acara ini menurut Abd. Hakim, menjadi tradisi dan budaya di kampung Tenro dan akan terpelihara sampai anak cucu harapnya. (baccung/bcht)