Yuk lapor !!!! Saberpungli.id Website Resmi Aduan Pungli

oleh
Laman muka saberpungli.id

SUARALIDIK.com, JAKARTA – Pemerintah resmi meluncurkan situs dan nomor telepon untuk mengadukan kasus Pungli. hal ini di lakukan untuk memudahkan masyarakat dalam membuat laporan terkait pungli, jadi masyarakat tidak perlu repot-repot mendatangi kantor Polisi dan instansi terkait untuk melapor.

Dilansir dari situs saberpungli.id, Menko Polhukam Wiranto meminta masyarakat untuk tidak takut melapor apabila menjadi korban pungutan liar. Wiranto yang ditunjuk menjadi Pengendali Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) ini mengatakan setelah Presiden Joko Widodo meneken Pepres tentang pembentukan Satgas Saber Pungli, pemerintah juga telah membuat sejumlah media pengaduan.

Laman muka saberpungli.id
                                                                                   Laman muka saberpungli.id

Warga yang ingin melapor bisa menyampaikan pengaduan di situs saberpungli.id. Selain melalui situs pengaduan dan pesan singkat, Wiranto menjelaskan pemerintah juga memfasilitasi warga yang ingin melapor melalui sambungan telepon. Nomor telepon yang bisa dihubungi warga, yaitu 1193.

Di saberpungli.id langsung keluar formatnya ada registrasinya dulu. Nanti langsung masuk ke pusat-pusat Satgas dan nanti penyelesaiannya juga bisa dicek kembali oleh para pelapor,” kata Wiranto sebagimana dikutip dari laman web saberpungli.id

Telepon 1193 langsung berhubungan dengan operator-operator yang kita siapkan di Satgas,” ujarnya.

Mantan Panglima ABRI ini memastikan pemerintah menyediakan kemudahan bagi warga yang ingin melaporkan adanya pungutan liar. Terlebih, kata dia, identitas pelapor akan dirahasiakan sehingga warga diimbau tidak takut untuk melapor.

Yang terpenting adalah identitas pelapor dirahasiakan, ini penting jangan sampai masyarakat ragu-ragu apabila identitasnya disebarluaskan. Dengan demikian maka kita harapkan masyarakat silakan laporkan,” ujarnya.

SUMBER; www.saberpungli.id
REDAKSI ;suaralidik.com-andi awal