Zulkarnain Pangki, Deklarator PAN Bulukumba Yang Mengaku Berjuang Dalam Sistem

oleh
Formatur PAN Bulukumba : Syamsir Paro, Zulkarnain Pangki,Edy Manaf ( tengah) ,Yusman Wahab dan Nuraidah- ANDI AWAL/SUARALIDIK

BULUKUMBA,SUARALIDIK.com– Sosok Andi Zulkarnain Pangki tentu sudah tidak asing lagi dimata para Kader PAN maupun masyarakat Bulukumba yang merindukan akan perubahan dan perubahan itu yang di gadang gadang oleh Andi Nain, sapaan akrabnya ketika diamanahkan untuk membawa angin segar bagi Partai Amanat Nasional Kabupaten Bulukumba.

Sejak namanya masuk dalam tim formatur dalam pembukaan Musda PAN ke-IV, pada Rabu (7/9/2016) lalu, kini Wakil Rakyat dua periode ini semakin merasa yakin dan percaya diri akan mengembang tongkat estafet dari Edy Manaf yang telah dua periode membawa PAN menjadi Partai yang eksis di Bulukumba.

Kepada Redaksi SuaraLidik.com, Minggu, (11/9/2016) sore, Zulkarnain Pangki menceritakan awal mula dirinya berada di Partai berlambang Matahari Terbit tersebut.

Tahun 1998 Silam saya kembali ke Tanete, Bulukumpa, bersama dengan beberapa teman menjadi Deklarator berdirinya PAN di Bulukumba, waktu itu saya membentuk kepengurusan di DPC Bulukumpa -Rilau Ale, dan mendeklarasikan partai di Kecamatan, saya sebagai Sekretaris. Sebelumnya Saya adalah Ketua DPC, namun sebulan kemudian ada saudara yang memilih bergabung di PAN, dan saya menghormati serta menghargai beliau , saya lepas jabatan Ketua dan memberikan Jabatan tersebut kepada HA.Muin Rimba yang pada akhirnya terpilih menjadi Legislaif karena pada pemilu tahun 1999, masih dengan nomor urut ” Zulkarnain mengingat kisahnya di Partai besutan Amien Rais tersebut.

Zulkarnain mengakui banyak tantangan yang diterimanya di tengah keluarga dengan memilih PAN sebagai kendaraan dalam berpolitik, dimana diketahui keluarga besar Pangki di Bulukumba notabene adalah Keluarga dari Partai Golongan Karya.

Saya yang mulanya bekerja di PT.Lonsum akhirnya di keluarkan oleh Manager yang juga masih kerabat saya karena saya memilih Partai PAN dimana beliau adalah sesepuh partai Golkar, namun sejak saya keluar dari perusahaan perkebunan karet tersebut, justru semakin membuat saya bersemangat dalam berkarier di Partai Amanat Nasional dan saya kembali maccaleg setelah pada periode pertama saya gagal karena penentuan nomor urut, dan karena sistem menghendaki demikan saya ikuti sistem yang ada ” ucapnya sambil menghisap dalam-dalam rokok putihnya tersebut.

Andi Zulkarnain Pangki ( berkacamata ) bersama beberapa PAC PAN beberapa waktu yang lau di warkop 23'e Bulukumba -ANDI AWAL/SUARALIDIK
Andi Zulkarnain Pangki ( berkacamata ) bersama beberapa PAC PAN beberapa waktu yang lau di warkop 23’e Bulukumba -ANDI AWAL/SUARALIDIK

Akhir dari perjuangannya di PAN, pada Pileg 2009 dirinya berhasil mewakili Daerah Pemilihan Bulukumpa dan Rilau Ale dan kembali pada Pileg 2014 lalu, dirinya masih dipercaya mewakili aspirasi masyarakat dari dua kecamatan tersebut.

Kini Sekretaris Komisi C DPRD Bulukumba tersebut yakin akan amanah sebagai Ketua PAN Bulukumba periode 2015-2020 untuk melanjutkan keberhasilan Edy Manaf selama memimpin partai dua periode.

Saatnya Kader Maju, Insya Allah dengan pemikiran saya sebagai kader PAN, akan banyak yang bisa diubah disesuaikan dengan perkembangan zaman, dan dalam setiap pengambilan keputusan tidak akan ‘by design’ ” tegasnya.

Zulkarnain yang juga Wakil Ketua DPD PAN Bulukumba ini mengatakan, kader mesti punya hak untuk memiliki Partai, dimana dengan memberikan hak kepada kader jika kewajibannya sudah dipenuhi.

Ini agar infrastruktur partai betul terbangun untuk memenangkan setiap perhelatan Pesta Demokrasi yang ada, semua kader bagus dan merupakan kader terbaik partai termasuk dalam pengambilan keputusan di partai “

PAN kedepan jika amanah diberikan kepada dirinya, Zulkarnain menambahkan akan tetap mengawal pemerintahan dan mengkritisi dengan cara ber etika agar terwujud dinamika politik di Butta Panrita Lopi.

Di PAN, kita adalah Saudara, dengan tagline Saudaraku, itu mencerminkan kita adalah satu kesatuan. Hasil kerja Ketua ( Edy Manaf,red) kita hargai dengan mendudukkan enam kader di DPRD, dan kita akui itu suatu keberhasilan dan patut kita hormati, jadi alangkah lebih bijaksana beliau jika keberhasilan itu di lanjutkan oleh kader dan siapa pun yang diamanahkan serta yang berpotensi akan kita dorong. Sekarang apa yang telah ada itu telah baik dan akan kita perbaiki apa yang telah baik tersebut” pungkas suami dari dokter Herawati tersebut.

Sebagaimana di ketahui dalam pembukaan musda PAN teedapat 5 formatur yang diberikan waktu selama 14 hari untuk bermusyawarah, berikut ke 5 nama formatur tersebut ; Andi Edy Manaf ( Demisioner Ketua PAN Bulukumba) Andi Zulkarnain Pangki ( Sekretaris Komisi C DPRD Bulukumba) Hj.Nuraidah ( Sekretaris Komisi D ) dan Syamsir Paro ( Wakil Ketua DPRD) serta Yusman Wahab ( Ketua BM PAN Bulukumba) sekaligus utusan DPW PAN Sulsel.

REDAKSI SUARALIDIK ; andi awal


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama