Di Polisikan Pemilik SPBU 74 925 39 Bulukumba, Ini Respons Akun Facebook ” Imyen Damai “

oleh
Imyen Damai Bulukumba
Imyen Damai (Ist)/SUARALIDIK.com

BULUKUMBA,SUARALIDIK.com-– Akun Facebook ” Imyen Damai ” dipolisikan pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU) 74 925 39 Bulukumba, Hj.Andi Esse Binti Andi Helleng akibat postingannya di jejaring sosial facebook yang dinilai telah menghina dan mencemarkan nama pelapor beserta usahanya pada tanggal 27 April 2017 lalu.

Imyen Damai Bulukumba
Imyen Damai (Ist)/SUARALIDIK.com

Bagaimana tanggapan Imyen Damai ?

Kepada Redaksi SuaraLidik.com, Minggu (7/5/17) malam, Imyen Damai, Kelahiran Bulukumba Sulawesi Selatan mengatakan apa yang di postingnya melalui akun facebooknya tersebut pada hari Senin (24/4/17) terkait pembelian BBM di SPBU 74 925 39 tersebut adalah untuk pembelajaran bagi pemilik dan karyawan SPBU untuk tidak berbuat kecurangan maupun perbuatan tidak terpuji lainnya serta para konsumen agar kiranya jeli sewaktu melakukan pembelian BBM di SPBU yang berada dijalan Ahmad Yani Caile.

Imyen Damai menganggap masalah tersebut telah kelar atau selesai setelah salah seorang karyawan yang melayani pembelian BBMnya telah meminta maaf melalui Messenger atas keteledoran dirinya pada saat melakukan pengisian BBM di kendaraan miliknya tersebut. Dan dirinya menanggapi dingin.

Saya biasa saja karena itu hak beliau ( Pelapor ) untuk melaporkan saya ke Polisi dengan tuduhan Penghinaan atau Pencemaran Nama Baik. Saya pribadi tidak ada maksud dan tujuan untuk menghina beliau. Saya akui postingan tersebut saya hapus setelah saya melihat komentar-komentar yang masuk semua pernah merasakan hal yang sama sewaktu melakukan pembelian BBM di SPBU jalan Ahmad Yani Caile. Dan terlebih karyawan SPBU atas nama Khusnul Hatimah telah meminta maaf dan bahkan siap bertanggung jawab dan di pecat oleh pimpinannya” ucap Imyen Damai.

Penggiat kegiatan sosial di Bulukumba tersebut yakin apa yang dirinya alami bahkan para pemilik kendaraan lainnya yang pernah melakukan pembelian BBM dan mendapati hal yang sama dengan dirinya diluar sepengetahuan pemilik. “ Kata-kata didalam postingan Facebook itu semata-mata hanya mewakili keluhan-keluhan sebagai seorang customer, dengan harapan bahwa masukan dari masyarakat bisa menjadi bahan evaluasi atau acuan demi peningkatan kualitas pelayanan yang tentunya akan berimbas kepada pada peningkatan kuantitas pelanggan .Hal ini dibuktikan dengan banyaknya komentar/keluhan pada postingan saya tersebut ” tutur Imyen Damai panjang lebar.

Dalam status postingan facebooknya itu, menanggapi komentar-komentar netizen yang masuk, Imyen Damai akhirnya menulis bahwa postingannya tersebut akan dia hapus setelah 5 menit kedepan sehubungan dengan curhatan customer telah dibaca dan menjadi masukan demi peningkatan kualitas pelayanan.

Insya Allah ada hikmahnya bagi kita semua dan karyawan pada hari itu setelah saya melakukan komplain tidak mengarahkan atau menyampaikan untuk melaporkan hal tersebut kepada pemilik di kantor SPBU, sekali lagi tidak ada maksud saya untuk merugikan pihak SPBU Caile, justru saya hanya ingin membantu pihak atau pemilik SPBU melihat keluhan-keluhan pelanggan ” pungkasnya. ( RED2 )