,

Hendak Jual Tanah sendiri, Warga Desa Bialo Merasa Dipermainkan Oleh Oknum Lurah

oleh
A.Hasyim dan Hariantosyam

Bulukumba, Suaralidik.Com – (8/12/2019) Andi hasim (70) warga Desa Bialo kecamatan Gantarang kab, bulukumba pensiunan pns itu, merasa dirugikan oleh seseorang yang tak dikenalnya lewat Lurah Jalanjang.

Lahan miliknya yang akan dijual sering dipersulit oleh oknum lurah Jalanjang karena batas lahannya diklaim atas nama Anca.

Menurut Hasyim, untuk mengetahui batas lahan miliknya, dia mengusulkan ke Kantor badan pertanahan nasional (BPN) , untuk pengembalian batas lokasi.

Sebelumnya lahan bersertifikat miliknya pernah di royal dan terjamin di Bank Danamon.

Setelah hasil berita acara pengukuran telah selesai dan dihadiri dari pihak kepolisian. Anehnya, Lurah Jalanjang masih saja menolak hasil itu.

Atas pengaduan itu, Harianto syam ketua Badan investigasi nasional lidikpro (Binpro) meyambangi lurah Jalanjang di kantornya untuk klarifikasi hasil laporan A. Hasyim kepada lembaga Lidikpro Bulukumba.

Ahmad Yusri S. Sos. M.si yang menjabat sebagai lurah jalanjang saat ditemui membenarkan bahwasanya tanah itu memang diklaim batas wilayahnya oleh saudara Anca.

Hanya saja Anca saat sekarang tidak berada di Bulukumba melainkan sedang berada di surabaya.

“Alasan saya tidak mengakui batas wilayah yang ditetapkan BPN karena saya tidak ada di lokasi pada saat pengukuran,”kelit Sang Lurah.

“keluhan yang dialami oleh A. Hasyim sudah kami pelajari berkasnya, bahkan penelitian¬† sudah diketahui apa yang akan terbangun,”beber Anto.

Menyikapi keluhan A. Hasyim itu yang dinilai berkasnya lengkap secara administrasi dalam beretika baik akan dilaporkan ke Bupati Bulukumba untuk menjelaskan hasil klarifikasi di Kantor lurah Jalanjang.(***ardi)

IklanIklanIklan