Kades Nipa Nipa di Bantaeng Diduga Gelapkan BST Warga Penerima Manfaat

  • Bagikan
Desa Nipa Nipa
Foto Kantor Desa Nipa Nipa Kecamatan Pajukukang Kabupaten Bantaeng

Bantaeng, suaralidik.com – Kepala Desa Nipa Nipa Kecamatan Pajukukang Kabupaten Bantaeng Suwardi diduga kuat menggelapkan Dana Bantuan Sosial Tunai (BST).

Hal ini diungkapkan salah satu warga di desa Nipa Nipa Dg. Judda kepada Tim Liputan Desa, Senin (18/5/20)

Kepada media dia mengatakan, “Saya cuma mendapatkan 200 ribu dan beberapa warga lainnya, kemudian ada yang terima 600 ribu, makanya saya heran waktu saya sampai dirumah dan saya buka amplop yang hanya berisi 200 ribu rupiah”. Ungkapnya

Sementara warga Desa Nipa Nipa lainnya yang meminta namanya untuk tidak dipublikasikan menyebutkan bahwa ada beberapa warga yang ada namanya dalam daftar Penerima BST, justru tidak menerima sama sekali, dan ada juga yang menerima tapi cuma 200 ribu rupiah”. Katanya melalui Via Whatsapp

Foto Dokumen Data BST Desa Nipa Nipa Dusun Kassi Kassi Utara

Media Suara lidik mencoba mendatangi kantor desa Nipa Nipa untuk mengkompirmasi terkait informasi dari warga yang diduga kuat menggelapkan dana Bantuan Sosial Tunai (BST), tetapi sampai di kantor Desa, Kades Nipa-nipa tidak ada ditempat, yang ada cuma sekretaris Desa Hariadi dan beberapa staf Desa Lainnya.

Media suara lidik pun mengkompirmasi kepada Hariadi terkait informasi dari warga tersebut, dan Hariadi pun meminta kepada awak media untuk menunggu sejenak diruang Tamu sambil dirinya mengambil data data diruangannya.

Setelah Hariadi mau memulai untuk menjelaskan terkait penerima BST dan BLT-DD, tiba tiba Kades Nipa Nipa Suwardi datang dan merebut berkas penerima BST ditangan Sekretarisnya.

Baca Juga : Dikonfirmasi Soal Penyaluran Bantuan Covid-19, Oknum Kades di Bantaeng Ancam Wartawan

Dengan Nada Emosi, Suwardi meminta surat tugas dari PMD, Dinsos dan Bupati, katanya tidak boleh langsung langsung masuk kesini meminta data.

Sementara Awak Media Suara lidik langsung menjelaskan bahwa dirinya bukan meminta data tapi cuma mau mengkompirmasi saja untuk perimbangan dalam berita.

Tapi lagi lagi, Suwardi marah marah dan menunjuk nunjuki awak media sambil berkata “Kamu itu, sama semua dengan wartawan lainnya dan LSM yang hanya datang mencari Uang, jadi saya sampaikan ini data tidak akan kuperlihatkan kecuali ada surat tugasmu dari Dinsos, PMD atau dari Bupati”. Kata Suwardi dengan Nada Keras dan Penuh Emosi

Mendengar ucapan Kades Nipa Nipa, Awak Media langsung berdiri dan berusaha untuk menjelaskan maksud kedatangannya, namun suwardi pun berdiri dan berjalan keluar di aula kantor Desa Nipa Nipa sambil menunjuk nunjuk kedalam dengan mengatakan”.

Kalau berita sorot cepatko semua mau angkatki, tapi kalau kegiatan baik baik tidak ada datang untuk meliput, kalau begini, silahkan kau naikkan beritanya desa nipa nipa, nanti saya akan tuntutko pencemaran nama baik, jangankan berhadapan secara hukum, berkelahi pun saya mau”. Kata Suwardi dengan Emosi

Atas sikap arogansi Kades Nipa Nipa, Awak Media pun tidak mendapatkan kompirmasi terkait informasi penggelapan Dana BST.

(*Rz)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *