Keren, PPDI Bulukumba dan Lidik Pro Beraksi Lagi

oleh
Lidik Pro dan PPDI Serahkan bantuan kursi roda kepada penyandang Disabilitas di desa Salassae, kecamatan Rilau Ale, kabupaten Bulukumba. Kamis (7/9/17).

BULUKUMBA, Suaralidik.com – Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) kabupaten Bulukumba bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Investigasi Mendidik Pro Rakyat Nusatantara (LIDIK PRO) Bulukumba, terus menyasar penyandang disabilitas di Bulukumba dengan kembali menyerahkan kursi roda sebagai bentuk kepedulian. Kamis (7/9/17).

Lidik Pro dan PPDI Serahkan bantuan kursi roda kepada penyandang Disabilitas di desa Salassae, kecamatan Rilau Ale, kabupaten Bulukumba. Kamis (7/9/17).

Menggandeng Dinas Sosial dan Dinas Kependudukan, Catatan Sipil, Lidik Pro dan PPDI menyerahkan bantuan kursi roda ke Mega salah seorang Difabel di Desa Salassae, kecamatan Rilau Ale.

Sekertaris DPD Lidik Pro Bulukumba, Eka Wati mengatakan, kegiatan tersebut rutin dilaksanakan Lidik Pro Bulukumba bersama PPDI guna kepedulian terhadap para Difabel yang selama ini kurang tersentuh.

“Ini merupakan bantuan ke-5 yang telah kita serahkan pada saudara kita yang memiliki keterbatasan,” ujarnya.

Eka berharap, pemerintah desa berperan aktif dalam memperhatikan warganya yang memiliki keterbatasan.

“Saya berharap agar seluruh kepala desa di Bulukumba berperan penting melihat warganya yg cacat agar mereka bisa dilakukan perekaman ditempat sesuai yang dijanjikan kadis Capil,” tambahnya.

Sementara, ketua PPDI Bulukumba Suherman mengungkapkan besar harapannya kepada Difabel yang telah disasarnya mau mengikuti palatihan yang telah disiapkan PPDI.

“Jadi perhatian kami tam sebatas disini saja, kita akan berupaya membekali mereka (Difabel, RED) dengan keterampilan,” ungkapnya.

Ketermapilan yang dimaksud, lanjut Suherman yakni belajar menjahit, Otomotif, Elektro, dan Tata Rias.

“Kita mau beri motivasi agar mereka memiliki keterampilan, bisa mandiri dan tidak bergantung terus pada keluarganya,” terangnya.

Adapun Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial, Muh Nur mengapresiasi kegiatan yang dilakukan PPDI dan Lidik Pro yang terus fokus dalam kegiatan sosial.

“Saya mewakili pemerintah sangat berterima kasih dengan keberadaan beberapa lembaga swadaya masyarakat seperti Lidik Pro yang sangat konsen pada nilai-nilai kemanusiaan,” katanya.

Lanjutnya, “Pemerintah tidak boleh tutup mata, karena masyarakat kita ini masih banyak yang butuh bantuan baik moril maupun materil. Pemerintah juga tidak bisa jalan sendiri karena sangat membutuhkan lembaga seperti ini yang dapat membantu dengan pro aktif melihat kondisi masyarakat,” harap Muh Nur.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut Dinas Sosial juga meyerahkan bantuan sembako kepada keluarga Mega. Dan, Kepala Disdukcapil menyerahkan E-KTP milik Mega yang sebelumnya melakukan perekaman di tempat. (Indra/ Ar)