Nyaris Bunuh Seorang Aktivis, Kepala Desa Tombolo Bantaeng Dilaporkan Ke Polisi

oleh
Polres Bantaeng
Bukti laporan resmi korban ke Polres Bantaeng,Jumat 17/3/2017

Suaralidik.com,Bantaeng,- Peristiwa penyerangan (tindak pidana) yang dilakukan oleh kepala desa tombolo Kab Bantaeng kepada seorang aktivis jumat (16/3/2017) kemarin berbuntut panjang.

Kepala Desa Tombolo Bora Arfah (50) pada hari jumat 17/3/2017 resmi dilaporkan ke Pores Bantaeng sebagai pelaku tindak pidana setelah melakukan penyerangan dan pengancaman menggunakan senjata tajam kepada seorang aktivis bernama Rusdi.S.pdi (30) warga kampung palanjong desa tombolo kab bantaeng.

Polres Bantaeng
Bukti laporan resmi korban ke Polres Bantaeng,Jumat 17/3/2017

Kepala desa dilaporkan ke ke polisi lantaran melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam berupa parang kepada seorang aktivis di lokasi kerja bakti sosial, Kamis (16/3/2017) pagi.

Diketahui sebelumnya bahwa Bora Arfah menyerang Rusdi dari arah belakang menggunakan senjata tajam berupa parang yang ditebaskan secara tiba-tiba ke arah rusdi yang sedang mencari rokoknya yang jatuh di lokasi Kerja bakti. namun Rusdi masih bisa menghindar sehingga tidak ada korban jiwa.

Informasi yang berhasil dihimpun,bahwa kepala desa tombolo bernama Bora Arfah itu kesal dengan korban lantaran dirinya dikritik.Hal ini diungkapkan oleh Korban kepada suaralidik.com,Kamis (16/3/2017)

Berdasarkan kejadian ini,pihak korban (Rusdi) merasa terancam sehingga dirinya membuat laporan resmi kepada Polres Bantaeng. (BCHT)