banner 728x250

SMP Negeri 9 Makassar Laksanakan Simulasi PTM Terbatas

  • Bagikan
SMPN 9
UPT SPF SMPN 9 Makassar laksanakan Simulasi PTM Terbatas||

MAKASSAR, SUARALIDIK.comPembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas memasuki minggu kedua. UPT SPF SMPN 9 Makassar terpilih menjadi sekolah simulasi PTM di Kecamatan Biringkanaya untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Kepala Sekolah SMPN 9 Makassar, Hj. Nirmaladewi, S.Pd, M.Pd mengatakan, setelah sekolah kami ditunjuk simulasi PTM terbatas ditahap kedua di Kecamatan Biringkanaya, kami sangat bersyukur dan sangat bahagia karena ini adalah menjadi rujukan kami untuk memperketat protokol kesehatan di sekolah.

banner 728x250

” Kami pihak sekolah akan memperketat penerapan protokol kesehatan di sekolah dalam menjalankan PTM terbatas. Kami berharap dengan penerapan prokes yang ketat dan baik, semoga sekolah kami tetap bisa melaksanakan PTM secara menyeluruh,” ujar Hj. Nirmaladewi saat ditemui diruangannya, Senin siang (18/10/2021).

Hj. Nirmaladewi menjelaskan, dalam penerapan prokes siswa di sekolah yang sesuai dengan SOP sekolah dan Satgas Covid Kota Makassar, dimana masing-masing siswa di arahkan melakukan swab sebelum masuk kedalam ruangan, lalu mencuci tangan, memakai handsanitizer, memakai masker dan menjaga jarak.

“Dimana dalam PTM terbatas kali ini, kami membagi 2 sesi setiap hari untuk masing-masing tingkatan. Mulai hari senin, kamis kelas 7, hari selasa, jumat kelas 8, dan hari rabu, sabtu kelas 9. Dimana sesi pertama siswa masuk di kelas jam 9 pagi sampai 12 siang. Sedangkan sesi kedua jam 10 pagi sampai jam 1 siang,”jelas Hj. Nirmaladewi.

“Dalam PTM terbatas kali ini, kami mensyaratkan siswa yang bisa mengikuti PTM terbatas tahap kedua, yang sudah mendapatkan izin dari orang tuanya, dan tentunya siswa yang sudah melakukan vaksinasi. Agar siswa tersebut mempunyai daya tahan tubuh dan kekebalan tubuh dalam menghadapi PTM terbatas,”ungkapnya.

“Dimana dalam PTM terbatas kali ini kami menyiapkan 27 ruangan, dan dimana masing-masing ruangan maksimal diisi 16 siswa,”katanya.

“Harapan kami pihak sekolah dalam simulasi PTM terbatas ini, semoga PTM ini berjalan dengan lancar dan aman, tidak ada muncul klaster baru, dan tentunya pembelajaran bisa berjalan normal sesuai yang kita inginkan,”tutup Hj. Nirmaladewi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *