Advertizing

banner 728x250

24 Pekerja Migran Asal NTT Tiba di Pelabuhan Marapokot, 6 Orang Kembali Ditampung di Flores Timur

  • Bagikan
Pekerja Migran Asal NTT Tiba di pelabuhan marapokot
24 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dideportasi dari Tawau Malaysia pada 3 Juni 2020 lalu kini tiba di pelabuhan Marapokot Kabupaten Nagekeo di pulau Flores.

NTT, Suaralidik.com – 24 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dideportasi dari Tawau Malaysia pada 3 Juni 2020 lalu kini tiba di pelabuhan Marapokot Kabupaten Nagekeo di pulau Flores.

24 PMI itu diberangkatkan ke NTT melalui pelabuhan bira dengan rute Bira-Jampea kemudian ke Marapokot menggunakan KM Sangke Pallangga pada Jumat (25/6/2020) yang diantar dan dikawal langsung Kepala Unit Pelaksana Tugas Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT BP2MI) Makassar, Moch Agus Bustami bersama dengan Satgas TKI dari Lidik Pro.

banner 728x250
Kepala UPT BP2MI Makassar, Moch Agus Bustami (hitam) saat tiba di pelabuhan bira Bulukumba pada (25/6/2020) malam didampingi Sekjend Lidik Pro Muh Darwis K ( Baju putih)

Baca Juga : Lidik Pro Kawal Pemulangan 24 Pekerja Migran Asal NTT Hingga Ke Pelabuhan Bira Bulukumba

Sebelumnya diberitakan, pemulangan 24 PMI Asal Nusa Tenggara Timur gagal diberangkatkan pada 5 Juni 2020 akibat lockdown di masa pandemi covid-19.

Jadwal pemulangan kembali gagal pada Jumat (18/6/2020) pekan lalu karena cuaca buruk sesuai informasi dari pihak ASDP.

Kini 24 PMI yang sempat tertahan hampir satu bulan di kota Makassar kini tiba di pelabuhan pelabuhan Marapokot dan difasilitasi koordinator P4TKI Maumere.

Informasi yang dihimpun dari BP2MI Kupang, 3 PMI asal Kabupaten Ende yang tidak dijemput difasilitasi P4TKI melalui jasa travel dan telah tiba dan ditangani oleh Tim Covid-19 Kab. Ende.

Kemudian, 3 PMI asal Kabupaten Sikka dijemput oleh Dinas Nakertrans dan tim Covid-19 Kab. Sikka, sisanya 18 orang yang berasal dari Kab. Flores Timur 9 orang, Kab. Lembata 6 orang, Kab. Kupang 1 orang dan 1 orang asal Kab. Timor Tengah Selatan serta 1 orang asal Sumba Barat dibawa oleh Koordinator P4TKI Maumere ke Maumere Kabupaten Sikka.

Baca Juga : Tertahan Selama 21 Hari di Makassar, Kini 24 PMI Asal NTT Dipulangkan Via Bira Bulukumba

Untuk 6 orang asal Kabupaten Lembata yang semula disampaikan bahwa ada kesepakatan antara Setda Kabupaten Flores Timur dan Lembata bahwa Pekerja Migran asal Lembata ditampung di flotim untuk menunggu penyeberangan ke Lembata tetapi ternyata Setda Flotim menolak karena ada kasus sebelumnya.

Moch Agus Bustami yang dikonfirmasi langsung melalui telpon selulernya membenarkan kabar 6 PMI asal Lembata tertahan di Flores Timur untuk menunggu jadwal kapal penyebrangan.

“Iya, yang lain sudah pada sampai di daerahnya masing-masing, namun yang dari Lembata itu harus menunggu jadwal penyebrangan kapal lagi dari Flotim ke Lembata,” jelas Agus Bustami. (*DRWS)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *