Advertizing

banner 728x250

Bangunan Sekolah SMPN 4 Way Pengubuan Tampak Kumuh, Lidik Pro: Kemana Dana BOS 2020

  • Bagikan
Bangunan SMPN 4 Way Pengubuan Lamteng
Kondisi Bangunan SMPN 4 Way Pengubuan Lamteng

Lampung tengah Suaralidik.com – Bangunan sekolah SMP Negeri 4 Way Pengubuan Kecamatan Way Pengubuan Kabupaten Lampung Tengah tampak kumuh dan tidak terurus.

Pantauan media pada Rabu (2/9/2020), Plafon sekolah tampak jebol, dinding tembok tampak kumuh yang diduga kuat sudah lama tidak pernah dicat.

banner 728x250

Baca Juga : Lidik Pro Lampung Sinyalir Dugaan Pungli Oknum Kepsek & Ketua Komite SMP 4 Way Pengubuan

Aktivis Lidik Pro Lampung Tengah bernama Edy Doy saat berada di sekolah itu justru prihatin menyaksikan pemandangan di lingkungan pendidikan itu.

Ia sangat menyayangkan bangunan sekolah tidak terurus dan bahkan mempertanyakan kemana dana bantuan oprasinoal BOS 2020 SMPN 4 Way pengubuan itu.

“Seharusnya kepala sekolah harus tau visi misi dana yang digelontorkan di setiap sekolah bukanlah duit pribadi atau individu, karena dana bos itu untuk siswa jelasnya.

“Perlu diketahui kepala sekolah, dana bos itu bisa dipergunakan untuk rehab ringan dan sedang seperti plafon bocor , mengecat tembok untuk pembelian buku K 13 dan untuk kepentingan siswa/i. tapi kenyataan yang terlihat justru kepala sekolah terkesan tidak membaca juknis bos atau malah justru sebaliknya tau atau pura pura tidak tau apa yang diperbolehkan dan tidaknya, tambahnya.

Edy juga menjelaskan kalau dana BOS harus transparan, baik saat dana akan turun atau saat melakukan pencairan dan itu peran penting komite di sekolah dan jangan main kucing-kucingan.

Terpisah, Kepala Sekolah SMP N 4 Way Pengubuaan Muhammad Sahroni menjelaskan kalau pihaknya sudah mengajukan proposal ke Dinas untuk mendapatkan rehab.

” Kami sudah membuat pengajuan ke dinas terkait untuk rehab beberapa ruang kelas kita , duit saya enggak pegang bendahara semunya kebetulan bendahara lagi ke dinas saya tidak begitu hafal apa saja yang jelas berjalan sesuai juknis yang berlaku”, kata Sahroni yang ditemui langsung di ruang kerjanya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *