banner 728x250

Difasilitasi Lidik Pro dan BP2MI, 50 CPMI di Bulukumba Ikuti Life Zoom Membangun Sinergi,Lindungi PMI

Redaksi 1 - Tak Berkategori
  • Bagikan
live zoom - membangun sinergi lindungi PMI - BP2Mi

Bulukumba, suaralidik.com – DPD Lidik Pro Kabupaten Bulukumba menfasilitasi 50 Calon PMI mengikuti Live Zoom dengan topik membangun sinergi dan melindungi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang diselenggarakan oleh Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) pusat pada Kamis (3/12/2020) sore.

Pantauan media, 50 CPMI di kantor PT.Citra Karya Sejati Cabang Sulsel di jln dato Tiro Poros kelurahan Ela-ela Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba Sulsel mengikuti langsung live zoom bersama dengan Aktivis Lidik Pro bersama beberapa staff dari BP2MI UPT Makassar.

banner 728x250

“Masih maraknya penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara nonprosedural, mendorong Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk terus berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga terkait, utamanya seluruh jajaran pemerintah daerah,” jelas Kepala BP2MI Benny Rhamdani via Zoom.

Salah satu peserta sangat berterima kasih kepada Lidik Pro dan BP2MI yang sudah memberikan fasilitas serta edukasi seputar PMI.

Baca Juga : Komitmen Memberantas Sindikat Penempatan Non Prosedural, BP2MI Launching Satgas PMI

“Ini baru lembaga, saya benar-benar merasa terbantu bisa konek langsung dengan mereka-mereka yang berkompeten di bidang pekerja Migran baik yang di Makassar maupun pusat, selain itu, Kami tentunya semkain faham dengan kondisi pekerja migran yang banyak terlantar di negara malasysia lantarang diberangkatkan secara ilegal”, kata Syarifuddin salah satu peserta dari kecamatan Gantarang.

Sekjend Lidik Pro sekaligus Ketua Satgas TKI Sulawesi Selatan menyebutkan bahwasannya CPMI dan PMI yang hadir sangat bersemangat dengan pemaparan Benny Rhamdani soal pemberantasan sindikasi penempatan PMI non prosedural.

Baca Juga : Benny Rhamdani : Bisnis Pengiriman Pekerja Migran Secara Ilegal Masih Tinggi

“Adanya UU no 18 tahun 2017 yang menggantikan UU no 39 tahun 2004, telah berdampak pada terjadinya perubahan tata kelola Pelindungan dan Penempatan PMI. Dimana pada UU sebelumnya, pemerintah daerah sama sekali tidak terlibat dalam tata kelola penempatan dan pelindungan PMI dan amri kita menjadi musuh mereka yang sudah merusak pahlawan devisa ini, inilah yang membuat para CPMI dan PMI berdiri langsung dari kursinya dan applous di ruangan dengan semangat, jelas Darwis.

Darwis menambahkan kalau Lidik Pro dan BP2MI makassar menggelar kegiatan Edukasi literasi keuangan dan perlindungan PMI sekaligus dirangkaikan dengan Live Zoom bersama dengan BP2MI Pusat. (*BCHT)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *