Hasil Temuan Terbukti Ampuh Atasi Hama,Hasan Basri Dipanggil Oleh Bupati Bulukumba

oleh
Ir Hasan Basri
Foto : Ir Hasan Basri saat menunjukkan hasil temuannya kepada suaralidik.com

Lidik Bulukumba,- Penemuan cara tangkal hama budidaya tanaman bawang merah yang ramah linkungan oleh Ir.Hasan Basri menarik perhatian Pemerintah Kabupaten Bulukumba dara petani.

Hama ulat yang banyak menyerang tanaman bawang merah termasuk masalah besar yang dihadapi oleh petani untuk mendapatkan hasil produksi yang maksimal.Banyak penangkal yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah serangan hama,namun pada umumnya menggunakan racun yang mengandung unsur zat kimia yang tentunya tidak ramah lingkungan.

Ir Hasan Basri
Foto : Ir Hasan Basri saat menunjukkan hasil temuannya kepada suaralidik.com

Ir.Hasan Basri (53) seorang Pakar Ilmu Pertanian jebolan IPB Bogor sekaligus kepala UPT pada ‘Laboratorium’ Instalasi Pengamatan-Peramalan & Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (IP3-OPT) Gan jenge, Batukaropa Bulukumba mencari dan telah menemukan solusi metode cara menangkal hama ulat yang ramah lingkungan.

Saat ditemui langsung di lahan percobaan Batukaropa, Rabu (3/2/2017),Hasan Basri menjelaskan cara kerja hasil penemuan barunya itu,Ia menjelaskan jika hasil temuannya ini bekerja aktif dengan mengalihkan perhatian hama berupa ulat dan sejenisnya sehingga tidak menyerang langsung tanaman bawan merah yang berbuah atau sedang membuat umbi.

Hama itu diarahkan untuk mendekati kembang warna kuning yang disebut Repugia. Juga dipasangkan Pipa lingkat kuning, dibuat dari pipa paralong yang diberi lem tikus perekat dan digantung di atas tanah.Ternyata hama itu, sangat menyukai warna kuning.
Pipa paralon di cat kuning itu,di jejer di lahan,tempat dimana tanaman bawang di tumbuh kemba ngkan untuk hidup dan berbuah.

“Hama Ulat tak jadi mengganggu tanaman pokok.Jenis betina dan jantannya tak saling bertemu untuk kawin beranak pi nak.Mereka terperangkap, lengket di pipa lingkar kuning itu. Tanaman selamat dari serangan, hama tidak datang merusak menggerogoti akar dan buah”, Jelas Hasan Basri.

Hasan juga mengungkapkan, sebelum bibit Bawang merah ditanam, lebih dahulu diberi perlakuan dengan dicelup pada air akar bambu.Tujuannya, agar bibit tumbuh dan resisten terhadap hama dan penyakit. Pemeliharaan tanaman, diberi pupuk kompos organik

Mengapa harus ada air akar bambu ? Ini hasil temuan & penelitian.

Tanaman Bambu adalah pohon yang tahan hidup tanpa air, dan tak ada hama dan penyakit yang mau menyerang. Ini ada faktanya dan silahkan amati”, terang Hasan, seraya menunjuk kan lahan percobaannya .Dalam percobaan tanam bibit bawang merah di lahan IP3. OPT Batukaropa, menurut Hasan dilakukan penanaman di lahan ukuran 2,5 kali 2,5 meter. Bibit bawang tumbuh subur, menghasilkan umbi Bawang yang segar dan berisi. Bawang itu telah di panen, hasilnya sangat memuaskan.Produksinya capai maksimal dan menguntungkan bila dijual.Bawang dikelola dengan metoda barunya, tidak ada serangan hama lagi “,Sambungnya.

Dalam percobaanya ini,terbukti sukses dan sangat ampuh dalam menangkal serangan hama dan Karena hasil temuan itu, Ir.Hasan, mengakui telah dipanggil Bupati Bulukumba, Andi Sukri Sappewali untuk menjelaskan penemuan barunya.(noer arauf/bcht )

Baca juga :


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama