Tomy : Seharusnya Ibu Ketua DPC Demokrat Bulukumba Berterima Kasih Ke Saya

oleh
Tomy Satria Yulianto Nasdem
Tomy Satria Yulianto, Plt Ketua Nasdem DPD Bulukumba

Bulukumba,suaralidik.com – Kabar perpindahan partai salah satu kader Demokrat DPC bulukumba ke Partai NasDem semakin mendapat perhatian dari publik dan bahkan sejumlah Politisi.

Pasalnya, Tomy Satria Yulianto yang sebelumnya adalah kader Demokrat hingga menjabat sebagai Wakil Bupati Bulukumba dinilai meninggalkan partai yang membesarkannya itu tanpa “berterima kasih sama sekali”.

Baca Juga : Sek Demokrat Bulukumba: Tomy Tinggalkan Partai Demokrat Tanpa Terima Kasih Sama Sekali

Semakin mengerucut ketika ada ungkapan jika kedepannya bisa saja Tomy mencalonkan diri jadi Bupati melalui partai Demokrat kembali walaupun saat ini dirinya sudah berpindah ke NasDem.

Tomy yang dikonfirmasi melalui WA miliknya menyebutkan kalau dirinya pasti ingat Demokrat, Ia hanya merespon beberapa pernyataan pengurus Demokrat yang tiba-tiba membuat statemen tentang dirinya yang mau jadi bupati kemudian pindah Parpol.

” siapa yang tidak ingat demokrat, Saya hanya merespon pernyataan pengurus demokrat yang belum mau move on dan tiba-tiba membuat statemen bahwa saya pindah parpol lantaran karena mau jadi bupati, logika politik apa yang dijadikan rujukan” tulis Tomy melalui WAnya, Sabtu (7/4/2018)

Menurutnya, Ia respek pada beberapa pengurus Demokrat dan keluar dari partai itu tidak menimbulkan permasalahan. Setiap Kader adalah asset dan salah kalau ada pengurus yang tidak melihat kadernya sebagai Asset terkecuali pengurus itu hanya mau melihat kader sebagai buruhnya.

“setiap kader adalah aset, salah itu kalau ada pengurus yang tidak melihat kader sebagai asetnya. kecuali kalau pengurus itu hanya mau melihat kader sebagai buruhnya wallahuwala”, Tulis Tomy

Ditambahkannya kalau Ketua DPC Demokrat Bulukumba Andi Murniati Makking seharusnya berterima kepada dirinya. Saat pertarungan menjadi ketua partai Demokrat tidak ada upaya sama sekali untuk menghalanginya.

Lebih lanjut Tomy menyebutkan jika dirinya kalau sedikit banyaknya sempat berkonstribusi pada pencapaian Andi Murniati Makking.

“Bu ketua itu harus berterima kasih. Saya menghormati beliau ketika beliau mau ikut bertarung jadi ketua di demokrat. Tidak ada upaya saya menghalangi itu. di sisi lain,hubungan saya sebelumnya baik baik saja. Terlepas sedikit banyaknya, saya punya kontribusi pada pencapaiannya sekarang. contoh kecil, saya yang latih beliau untuk membaca pandangan umum fraksi diruangan saya dulu sebelum agenda rapat paripurna dilaksanakan” Ungkap Tomy .

Tomy lebih jauh menjelaskan jika dirinya tidak ingin berbalas pantun dengan sahabat-sahabatnya tersebut dan mengajak menjadi kawan dalam perjalanan memperkuat demokrasi di Bulukumba.

“Sekarang ini saya di NasDem, tentunya sebagai parpol punya tujuan yang sama, yakni bagaimana kita sebagai partai bisa diterima oleh masyarakat sebagai perpanjangan tangan memperjuangkan aspirasi mereka” tutup Tomy .

Sementara itu, Ketua DPC Demokrat Bulukumba Andi Murniati Makking yang dikonfirmasi langsung melalui telpon selulernya menyebutkan jika Tomy Satria Yulianto ternyata gagal faham dalam menyimak ungkapan “Tidak Berterima kasih sama sekali” yang di lontarkan dalam pemberitaan sebelumnya.

Salah satu contoh, Tomy yang seharusnya berterima kasih kepada Partai Demokrat yang telah membesarkannya justru kembali melakukan penyerangan secara Individu.

Lebih lanjut Andi Murni Menanggapi, Tomy yang melatih dirinya membaca pandangan umum fraksi di ruangan dulu sebelum agenda rapat paripurna dilaksanakan dinilai hanyala kalimat kekanak-kanakan yang didesign untuk menyudutkan kualitas Ketua DPC demokrat Bulukumba.

“itu hanya kalimat menyudutkan saja karena wajar kalau saya berdiskusi dengan Tomy yang pada saat itu menjabat sebagai wakil ketua DPRD dari fraksi demokrat, namanya juga satu Fraksi harus melakukan komunikasi dan berbagi masukan, jadi bukan mengajari tapi saling memberikan masukan” Bantah Andi Murni. (***BCHT)