Polsek Ujung loe Dinilai Lamban Tuntaskan Kasus Pencurian Yang Meresahkan Warga

oleh
Anas Fadli
Korban, Anas Fadli (Kiri)

Bulukumba, suaralidik.com – Masyarakat Bulukumba desa balleanging kecamatan ujungloe di resahkan dengan maraknya kasus pencurian yang terjadi di wilayahnya.

Dua tahun terakhir, beberapa korban pencurian yang sudah membuat laporan ke Polsek Ujungloe namun pihak pihak kepolisian belum mampu menemukan pelaku tindak kriminalitas tersebut .

Hasil pengamatan dari warga setempat banyak yang curiga jika pencurian ini di lakukan sekolompok orang alias pelaku yang terorganizir melakukan kejahatan secara sistematis.

Menurut keterangan warga setempat, kasus pencurian itu marak terjadi pada siang hari dan mengambil uang tunai hingga puluhan juta .

Beberapa korban yang mengaku bahwa pelaku sering kali melakukan kejahatan dan masuk kerumah melalui jendela kamar maupun pintu belakang rumah dengan mencungkilnya menggunakan peralatan yang profesional seperti yang dilakukan kasus pencurian sadis lainnya.

Mereka masuk mengambil barang berharga seperti emas,uang tunai dan barang berharga lainnya ketika keadaan rumah sedang kosong.

Ironisnya kecurigaan warga terhadap pelaku sudah mulai nampak bahkan keterangan warga setempat sudah pernah mendapati pelaku akan tetapi setelah di panggil oleh pihak kepolisian mereka selalu di lepas dengan alasan tidak cukup bukti untuk melakukan penahanan.

Baca Juga : Cegah Tindak Kejahatan ,Personil Polsek Ujung Bulu Lakukan Patroli Bank

Sementara itu, keterangan salah satu korban bernama  Fadil yang pernah membuat laporan kasus pencurian ke Polsek Ujung loe pada hari Kamis tanggal 13 Juli 2017 lalu namnun sampai saat ini belum ada juga tindak lanjut,  Anas menilai keseriusan kepolisian dalam proses penyelidikan dari kasus maraknya pencurian di ujung loe masih dipertanyakan. Pasalnya laporan yang sudah berpindah tahun ini belum juga dituntaskannya.

“saya waktu itu sebagai korban pencurian juga, jadi saya buat laporan ke Polsek Ujung loe, tapi sampai saat ini belum ada juga titik terangnya dan jika ini tetap di diamkan maka pihak kepolisian dalam hal ini Kapolsek Ujung Loe telah melakukan pembiaran yang merugikan masyarakat” Keluh Anas sambil menunjukkan bukti surat laporannya ke media, Sabtu (14/4/2018)

Menurut Anas sebelum dirinya membuat laporan ke Polsek Ujung loe tahun 2017 lalu,  sudah banyak korban pencurian sebelumnya melakukan hal yang sama dan bahkan setelah pelaporan ke Polsek Ujung loe masih saja terjadi kasus pencurian yang sangat meresahkan hingga tahun 2018 ini.

“sudah banyak yang buat laporan pencurian sebelum saya pak, tapi bahkan hingga tahun ini masih juga marak terjadi kasus pencurian” Lanjut Anas yang pernah kehilangan uang tuan Rp.25.000.000- ini dirumahnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, dari keterangan warga setempat jikapelaku sudah pernah ada yang tertangkap basah oleh warga dan langsung di bawah dan dilaporkan ke kantor Polsek ujung loe tetapi lagi-lagi dibebaskan. Ironisnya pelaku tersebut tersebut masih di bawah umur (usia sekolah).

Berdasarkan pengakuan pelaku anak dibawah umur tersebut,dirinya hanya disuruh melakukan tindak kejahatan oleh seseorang.

Hasil pengembangan kasus pihak kepolisian, Rumah milik target yang duga milik otak pencurian terorganizir (boss) tersebut ditemukan dalam keadaan kosong.

Baca Juga : Waspada! 8 Ekor Sapi Milik Warga Ujung Loe Bulukumba Nyaris Digondol Maling

Selain itu, beberapa warga di dusun palangisang mengeluhkan kinerja dari Polsek ujung loe karena terkesan lemah dalam menangani kasus pencurian karena tidak adannya keseriusan dalam memberantas tindak kriminal di ujung loe .

Mahasiswa meminta Polsek ujung loe segera menuntaskan secepatnya kasus pencurian tersebut yang sudah berlarut2 tanpa penanganan yang serius sebelum terjadi kembali dan menelan korban selanjutnya .tutup Anas

Sementara itu, Kapolsek Ujung Loe AKP MULYOTO yang dihubungi pada hari Sabtu (14/4/2018) oleh media melalui Whatsapp Miliknya belum merespon terkait dengan pemberitaan yang diterbitkan ini.(***Arf/bcht)


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama